Apple cider vinegar

Apple cider vinegar adalah saru buah apel peras yang di fermentasi. Sama seperti sari buah apel, apple cider vinegar itu mungkin mengandung pectin; vitamins B1, B2, dan B6; biotin; folic acid; niacin; pantothenic acid; dan vitamin C.

Apple cider vinegar juga mengandung sedikit mineral sodium, phosphorous, potassium, kalsium, zat besi, dan magnesium. Apple cider vinegar bisa juga mengandung sejumlah besar acetic acid dan citric acid. Apple cider vinegar itu digunakan untuk membuat obat.

Apple cider vinegar itu digunakan sendirian saja atau dengan madu untuk tulang lemah (osteoporosis), mengurangi berat badan, kramp-kramp dan nyeri pada kaki, nyeri lambung, gangguan-gangguan sinus, arthritis, membantu tubuh menyingkirkan racun-racun, merangsang berpikir, memperlambat proses penuaan, mengatur tekanan darah, mengurangi kolesterol dan memerangi infeksi.

Sebagian orang mengoleskan apple cider vinegar ke kulit untuk mengobati jerawat, sebagai suatu toner kulit, untuk mengatasi terbakar matahari, untuk shingles, di gigit serangga, dan untuk mencegah ketombe. Juga digunakan di dalam bath untuk infeksi-infeksi vaginal.

Di dalam makanan, apple cider vinegar itu digunakan sebagai suatu agent penambah rasa.

Bisa sulit untuk mengetahui apa yang terdapat di dalam sebagian produk-produk apple cider vinegar.  Analisa laboratorium terhadap tablet-tablet apple cider vinegar komersial yang ada menunjukkan variasi yang luas mengenai kandungannya.

Jumlah acetic acid berkisar mulai dari 1% sampai 10.57%. Jumlah citric acid berkisar antara 0% sampai sekitar 18,5%. Jumlah-jumlah bahan yang tertulis pada label produk tidak sesuai dengan penemuan-penemuan laboratorium.

Di U.S., tidak ada aturan yang menegaskan apa yang harus terdapat di dalam apple cider vinegar agar bisa disebut apple cider vinegar. Jadi, tidak mungkin untuk mengetahui dari analisa-analisa ini apakah produk-produk komersial ini benar-benar mengandung any apple cider vinegar.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Apple cider vinegar adalah saru buah apel peras yang di fermentasi, mengandung acetic acid dan gizi-gizi misalnya vitamin-vitamin B dan vitamin C.

Apple cider vinegar mungkin membantu menurunkan level gula darah pada penderita diabetes dengan cara mengubah bagaimana makanan diserap dari usus. Apple cider vinegar mungkin mencegah penguraian sebagian makanan.

Penggunaan dan Efektivitas Apple cider vinegar

Belum cukup bukti untuk:

  • Diabetes. Sebagian penelitian awal menyiratkan bahwa mengonsumsi vinegar atau apple cider vinegar itu mungkin mengurangi level gula darah setelah makan.
  • Pencernaan yang lambat (gastroparesis).
  • Mengurangi berat badan.
  • Kramp dan nyeri kaki.
  • Unsettled stomach.
  • Sakit tenggorokan.
  • Gangguan-gannguan sinus.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Arthritis.
  • Infeksi.
  • Tulang lemah (osteoporosis).
  • Menurunkan kolesterol.
  • Memperlancar sirkulasi.
  • Jerawat.
  • Terbakar sinar matahari.
  • Shingles.
  • Di gigit serangga.
  • Ketombe.
  • Infeksi vaginal (vaginitis).
  • Kondisi-kondisi lain.

Bukti tambahan diperlukan untuk menilai efektivitas apple cider vinegar untuk kegunaan-kegunaan ini.

Efek Samping dan Keamanan Apple cider vinegar

Mengonsumsi apple cider vinegar di dalam jumlah-jumlah makanan itu sepertinya aman.  Apple cider vinegar mugkin aman untuk sebagian besar orang dewasa saat digunakan dalam jangka pendek untuk tujuan medis.

Dalam sebagian kasus, banyak mengonsumsi apple cider vinegar mungkin tidak aman. Mengonsumsi 8 ons apple cider vinegar per hari, dalam jangka panjang mungkin mengarah pada masalah-masalah misalnya potassium rendah.

Terdapat satu laporan mengenai seseorang yang mengembangkan level-level potassium rendah dan melemahnya tulang (osteoporosis) setelah mengonsumsi 250 mL apple cider vinegar setiap hari selama 6 tahun.

Di dalam laporan lain, seorang wanita yang menempatkan suatu tablet apple cider vinegar di dalam tenggorokannya selama 30 menit mengembangkan kelembutan dan nyeri di kotak suaranya dan sulit menelan selama 6 bulan setelah kejadian tersebut. Ini diperkirakan karena kandungan asam dari tablet tersebut.

Pencegahan dan Peringatan Khusus:

Wanita hamil dan menyusui: Belum cukup bukti untuk mengetahui tentang keamanan menggunakan apple cider vinegar sebagai obat selama kehamilan dan menyusui. Tetaplah berada pada sisi aman, dan jangan menggunakannya.

Diabetes: Apple cider vinegar mungkin menurunkan level gula darah pada penderita diabetes. Karenanya, level gula darah harus di monitor secara seksama. Penyesuaian dosis mungkin diperlukan untuk obat-obat diabetes yang digunakan.

Interaksi-interaksi Apple cider vinegar 

Interaksi Menengah Berhati-hatilah dengan Kombinasi ini

  • Digoxin (Lanoxin) berinteraksi dengan Apple cider vinegar

Apple cider vinegar dalam jumlah besar bisa mengurangi level potassium di dalam tubuh. Level potassium yang rendah bisa meningkatkan efek-efek digoxin (Lanoxin).

  • Insulin berinteraksi dengan Apple cider vinegar

Insulin mungkin mengurangi level potassium di dalam tubuh. Apple cider vinegar dalam jumlah besar mungkin juga mengurangi level potassium di dalam tubuh.

Menggunakan apple cider vinegar bersama dengan insulin mungkin menyebabkan level potassium di dalam tubuh menjadi terlalu rendah. Hindari menggunakan apple cider vinegar dalam jumlah besar jika anda menggunakan insulin.

  • Water pills (Diuretic drugs) berinteraksi dengan Apple cider vinegar

Apple cider vinegar dalam jumlah besar bisa mengurangi level potassium di dalam tubuh. "Water pills" juga bisa mengurangi potassium di dalam tubuh. Menggunakan apple cider vinegar bersama dengan "water pills" mungkin akan terlalu banyak mengurangi potassium di dalam tubuh.

Sebagian "water pills" yang bisa menguras potassium itu antara lain chlorothiazide (Diuril), chlorthalidone (Thalitone), furosemide (Lasix), hydrochlorothiazide (HCTZ, HydroDiuril, Microzide), dan lain-lain.

Dosis Apple cider vinegar

Dosis yang tepat untuk apple cider vinegar itu tergantung pada beberapa faktor misalnya usia, kesehatan dan beberapa kondisi lain. Saat ini, belum ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan suatu kisaran dosis yang tepat untuk apple cider vinegar.

Harap di ingat bahwa produk-produk natural itu tidak selalu aman dan pengaturan dosis bisa jadi penting. Pastikan untuk mengikuti arahan-arahan relevan pada label-label produk dan konsultasikan dengan ahli kimia atau dokter atau ahli perawatan kesehatan sebelum menggunakannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Alpha-lipoic acid

Alpha-lipoic acid adalah suatu zat kimia mirip vitamin yang disebut suatu antioxidant. Ragi, liver, ginjal, bayam, brokoli dan kentang adalah sumber-sumber yang bagus untuk alpha-lipoic acid. Alpha-lipoic acid juga dibuat di laboratorium untuk digunakan sebagai obat.

Alpha-lipoic acid itu digunakan untuk diabetes dan gejala-gejala dari diabetes yang berhubungan dengan syaraf termasuk panas, nyeri dan kesemutan di kaki dan tangan. Alpha-lipoic acid dosis tinggi itu disetujui di Jerman untuk mengobati gejala-gejala ini.

Sebagian orang menggunakan alpha-lipoic acid untuk memory loss, chronic fatigue syndrome (CFS), HIV/AIDS, kanker, penyakit liver, penyakit jantung dan saluran-saluran darah (termasuk suatu gangguan yang disebut cardiac autonomic neuropathy) dan Lyme disease.

Alpha-lipoic acid itu juga di gunakan untuk gangguan-gangguan yang berhubungan dengan mata, misalnya kerusakan pada retina, katarak, glaucoma, dan suatu penyakit mata yang disebut Wilson’s disease.

Bagaimana cara kerjanya?

Alpha-lipoic acid tampaknya membantu mencegah jenis-jenis kerusakan cell tertentu di dalam tubuh, dan juga mengembalikan level-level vitamin misalnya vitamin E dan vitamin C. Juga terdapat bukti bahwa alpha-lipoic acid bisa meningkatkan fungsi dan konduksi neuron-neuron pada penderita diabetes.

Alpha-lipoic acid itu di gunakan tubuh untuk mengurai karbohidrat dan untuk menghasilkan energi bagi organ-organ lain di dalam tubuh.

Alpha-lipoic acid tampaknya bekerja sebagai suatu antioxidant, yang berarti bahwa zat ini mungkin menyediakan perlindungan pada otak dibawah kondisi-kondisi kerusakan atau cidera. Efek-efek antioxidant mungkin juga membantu dalam penyakit liver tertentu.

Penggunaan dan Efektivitas Alpha-lipoic acid

Mungkin efektif untuk:

  • Merawat diabetes type 2, saat digunakan melalui mulut atau diberikan secara intravenous (melalui IV).
  • Diabetic nerve pain. Menggunakan alpha-lipoic acid melalui mulut tampaknya mengurangi gejala-gejala misalnya panas, nyeri dan kesemutan pada kaki dan tangan dari penderita diabetes. Mungkin butuh 3 sampai 5 minggu perawatan untuk mengurangi gejala-gejala ini.

Kemungkinan tidak efektif untuk:

  • Mengobati penyakit liver alkoholik.
  • Mengobati gangguan-gangguan otak yang berhubungan dengan HIV.
  • Mengobati suatu masalah syaraf yang berhubungan dengan jantung yang disebut cardiac autonomic neuropathy.

Belum cukup bukti untuk:

  • Penuaan kulit. Penelitian awal menyiratkan bahwa mengoleskan suatu cream yang mengandung 5% alpha-lipoic acid ke wajah itu mungkin mengurangi garis-garis kerutan dan kasar akibat kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari.
  • Dementia. Menggunakan alpha-lipoic acid mungkin memperlambat kemerosotan skill-skill berpikir yang terjadi pada para menderita berbagai jenis dementia. Tapi mungkin dibutuhkan pengobatan hampir selama satu tahun.
  • Nyeri kaki saat berjalan karena penyakit saluran darah. Studi-studi awal menyiratkan bahwa alpha-lipoic acid mungkin mengurangi nyeri pada orang-orang yang mengalami kondisi ini, tapi tidak meningkatkan kemampuan mereka untuk berolahraga.
  • Keracunan jamur Amanita. Penggunaan alpha-lipoic acid dalam mengobati keracunan jamur itu masih kontroversi. Anda mungkin pernah mendengar orang mengatakan bahwa itu efektif, tapi bukti ilmiah tidak mendukung hal itu. Bahkan, sebagian peneliti menganjurkan untuk tidak menggunakan alpha-lipoic acid untuk tujuan ini.
  • Gangguan-gangguan pada mata.
  • Chronic fatigue syndrome (CFS).
  • HIV/AIDS.
  • Kanker.
  • Lyme disease.
  • Wilson's disease.
  • Penyakit jantung.
  • Kondisi-kondisi lain.

Bukti tambahan diperlukan untuk menilai efektivitas alpha-lipoic acid untuk kegunaan-kegunaan ini.

Efek Samping dan Keamanan Alpha-lipoic acid

Alpha-lipoic acid itu mungkin aman bagi sebagian besar orang dewasa saat digunakan melalui mulut atau dioleskan pada kulit.

Orang yang menggunakan alpha-lipoic acid melalui mulut mungkin akan mendapat suatu ruam. Orang yang beresiko untuk defisiensi thiamine seharusnya menggunakan suatu supplement thiamine.

Penderita diabetes seharusnya berhati-hati dengan memeriksa level gula darah mereka karena  alpha-lipoic acid mungkin menurunkan gula darah.

Pencegahan dan Peringatan Khusus:

Wanita hamil dan menyusui: Belum banyak diketahui tentang penggunaan alpha-lipoic acid selama masa kehamilan dan menyusui. Tetaplah berada pada sisi aman dan hindari penggunaannya.

Diabetes: Alpha-lipoic acid bisa mengurangi level gula darah. Obat-obatan diabetes anda mungkin perlu di sesuaikan oleh dokter anda.

Penggunaan alkohol yang berlebihan/defisiensi thiamine: Alkohol bisa menurunkan jumlah thiamine (vitamin B1) di dalam tubuh.

Menggunakan alpha-lipoic acid saat terdapat suatu kekurangan dalam thiamine mungkin akan menyebabkan gangguan-gangguan kesehatan yang serius. Jika anda banyak meminum alkohol dan juga menggunakan alpha-lipoic acid, berarti anda harus menggunakan suatu supplement thiamine.

Penyakit thyroid: Menggunakan alpha-lipoic acid mungkin mengganggu pengobatan-pengobatan untuk thyroid yang kurang atau terlalu aktif.

Interaksi-interaksi Alpha-lipoic acid

Interaksi Menengah Berhati-hatilah dengan Kombinasi ini

  • Obat-obatan untuk kanker (Chemotherapy) berinteraksi dengan Alpha-lipoic acid

Alpha-lipoic acid itu adalah suatu antioxidant. Anda beberapa kekhawatiran bahwa antioxidant itu mungkin mengurangi efektivitas dari sebagian obat-obatan yang digunakan untuk kanker. Tapi memang terlalu awal untuk mengetahui apakah interaksi ini terjadi.

Interaksi Ringan Berhati-hatilah dengan Kombinasi ini

  • Obat-obatan untuk diabetes (Obat-obatan antidiabetes) berinteraksi dengan Alpha-lipoic acid

Alpha-lipoic acid mungkin mengurangi gula darah. Obat-obatan diabetes itu juga digunakan untuk menurunkan gula darah. Menggunakan alpha-lipoic acid bersama dengan obat-obatan diabetes mungkin menyebabkan gula darah anda jadi terlalu rendah.

Tapi bukti tambahan diperlukan untuk mengetahui apakah interaksi ini adalah suatu masalah yang besar. Monitor gula darah anda dengan seksama.

Sebagian obat-obatan yang digunakan untuk diabetes itu antara lain glimepiride (Amaryl), glyburide (DiaBeta, Glynase PresTab, Micronase), insulin, pioglitazone (Actos), rosiglitazone (Avandia), chlorpropamide (Diabinese), glipizide (Glucotrol), tolbutamide (Orinase), dan lain-lain.

Dosis Alpha-lipoic acid

Dosis-dosis berikut ini telah di pelajari di dalam penelitian ilmiah:

Melalui mulut:

  • Untuk mengobatan diabetes type 2 dan mengurangi gejala-gejala misalnya panas, nyeri dan kesemutan di kaki dan tangan: 600 atau 1.200 mg per hari.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Belewa

Apa yang Baru dan Bermanfaat Mengenai Belewa

  • Karena daging belewa itu seringkali berwarna mirip pastel (dibanding buah-buahan yang berwarna lebih hidup misalnya jeruk), terkadang kita lupa betapa pentingnya belewa itu sebagai suatu buah sumber vitamin A (dalam bentuk carotenoids).

Para peneliti baru-baru ini telah mengukur kandungan carotenoid dari enam belewa hybrida yang tumbuh di California dan menemukan bahwa kandungan beta-carotene nya bisa mencapai level setinggi 3,138 microgram (per 100 gram berat segar.)

Jumlah itu sekitar 30 kali lebih tinggi dibanding beta-carotene yang terkandung di dalam jeruk segar.

Meski kekayaan gizi belewa tersebut masih belum mampu menyamai kandung beta-carotene yang terdapat di dalam wortel segar (sekitar 8,300 microgram), tapi ini tetap suatu aspek penting dari buah lezat yang terlalu sering dianggap remeh.

  • Awalnya, kami kecewa dengan hasil dari suatu penelitian Prancis terbaru yang menempatkan belewa pada posisi yang jauh dibawah dalam pada buah-buahan dalam hal kandungan polyphenol nya.

Dalam studi Prancis ini, buah-buahan misalnya strawberries, lychees, dan anggur kandungan polyphenol yang jauh lebih baik dibanding belewa, dan tidak ada buah yang mendapat skore lebih rendah dalam hal kandungan polyphenol nya.

Tapi kemudian kami membaca tentang jumlah kandungan total dari polyphenol yang berkontribusi pada rata-rata diet harian. Saat kami melihat konteks praktikal ini, belewa memiliki rangking yang lebih tinggi dibanding buah-buahan lain yang umum dimakan, termasuk kiwi, grapefruit, dan clementines.

Belewa juga dirangking lebih tinggi dibanding semangka dan nanas. Ternyata, volume konsumsi belewa yang lebih tinggi itu membantu untuk menutupi kandungan polyphenol nya yang lebih rendah. Prinsip praktis ini penting untuk di ingat.

Suatu makanan utuh pendukung kesehatan, misalnya belewa segar itu mungkin muncul sebagai buah yang lebih rendah dalam kandungan gizi tertentu (termasuk polyphenol total), tapi karena kita sering memakannya dalam ukuran sajian yang relatif besar, kita seringkali mendapatkan manfaat-manfaat gizi yang substansial, bahkan dalam kasus gizi-gizi yang ditemukan dalam konsentrasi yang lebih rendah.

  • Asupan belewa itu baru-baru ini ditemukan mampu menurunkan resiko sindrom metabolic. Dalam suatu studi yang melibatkan ratusan wanita yang hidup dan mengajar di Tehran, Iran, resiko sindrom metabolic yang lebih rendah itu ditemukan terjadi pada wanita yang memakan buah dalam jumlah tertinggi.

5 buah yang paling banyak berkontribusi terhadap total asupan buah adalah apel, anggur, belewa, semangka, dan nanas. Wanita yang mengonsumsi jumlah terbesar dari buah-buahan ini juga ditetapkan memiliki level tersehat untuk C-reactive protein (CRP) di dalam aliran darah mereka.

CRP itu adalah suatu indikator yang sangat umum digunakan untuk menaksir level-level peradangan, dan sangat mungkin bahwa phytonutrients anti-peradangan di dalam belewa dan buah-buahan lain itu berkontribusi bukan cuma pada level CRP dari para peserta ini, tapi juga penurunan resiko mereka untuk sindrom metabolic.

Manfaat Belewa Bagi Kesehatan

Gizi yang Beragam

Kita jarang menganggap buah sebagai penyedia gizi dengan spektrum yang luas. Selain itu, saat kelompok makanan ini mendapatkan tempat di dalam sorotan nutrisional, biasanya berries yang mendapat tempat pertama diantara buah-buahan yang padat gizi.

Namun, dinilai dari profil gizinya, belewa itu adalah suatu buah yang seharusnya membuat kita berpikir secara berbeda mengenai buah-buahan dan gizi.

Anggota keluarga dari semangka ini mendapat 10 rangking di dalam sistem perangkingan—jumlah yang sama dengan raspberries, 1 angka lebih banyak dibanding strawberries, dan 6 angka lebih banyak dibanding blueberries.

Belewa mendapat skore "sempurna" untuk vitamin C dan vitamin A (dalam bentuk carotenoid). Dia mendapat skore "sangat bagus" untuk potassium, dan "bagus" untuk vitamin-vitamin B (B1, B3, B6, dan folate) juga vitamin K, magnesium, dan serat.

Saat biji-biji belewa dimakan, melon ini juga menyediakan lemak omega 3 dalam bentuk alpha-linolenic acid.

Belewa lebih banyak mengandung beta-carotene dibanding alpha-carotene. Tapi karena dia mengandung kedua jenis carotenoids, dia juga mengandung kedua jenis turunan, termasuk lutein dalam kasus alpha-carotene dan beta-cryptoxanthin serta zeaxanthin dalam kasus beta-carotene.

Phytonutrients carotenoid tersebut digabung oleh flavonoid luteolin, asam-asam antioxidant organik termasuk ferulic dan caffeic acid, dan cucurbitacins anti-peradangan, termasuk cucurbitacin B dan cucurbitacin E.

Beragamnya gizi belewa itu mungkin adalah manfaat kesehatannya yang dipandang paling remeh.

Dukungan Antioxidant dan Anti-Peradangan

Seperti yang ditunjukkan pada daftar phytonutrients diatas, dukungan nutrisional yang kuat dari belewa itu melibatkan gizi-gizi antioxidant dan anti-peradangannya.

Sekalipun relatif rendah dalam kandungan gizi-gizi tertentu (misalnya polyphenols) dibanding buah-buahan lain, belewa itu tetap menyediakan kita dengan jumlah yang penting karena kita cenderung memakannya dalam ukuran sajian yang besar dibanding buah-buahan lain.

Banyak peneliti yang memahami sindrom metabolic - sekelompok gangguan kesehatan yang menyertakan lemak darah tinggi, gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan terlalu banyaknya lemak tubuh - itu disebabkan masalah-masalah dalam gaya hidup yang mengakibatkan peradangan kronis dan oxidative stress diseluruh tubuh.

Dalam konteks tersebut, tidak mengherankan untuk melihat pengurangan resiko sindrom metabolic pada orang-orang yang asupan belewanya sangat tinggi (bersama dengan buah-buahan lain), karena belewa itu menyediakan berbagai antioxidant yang membantu mencegah oxidative stress, dan phytonutrients anti-peradangan yang membantu mencegah peradangan yang berlebihan.

Juga tidak mengherankan untuk melihat level C-reactive protein (CRP) yang lebih rendah pada orang-orang yang asupan belewanya sangat tinggi, karena CRP itu adalah suatu tanda yang banyak digunakan untuk menaksir level peradangan di dalam tubuh.

Satu catatan penting terakhir: dalam studi yang mendokumentasikan manfaat-manfaat belewa ini untuk pencegahan sindrom metabolic, asupan yang "tinggi" berarti minimal 12 ons dari total buah per hari.

Karena belewa itu adalah salah satu dari lima buah yang membuat suatu kontribusi spesial pada 12 ons tersebut, kami berasumsi bahwa hanya sedikit peserta penelitian yang menghabiskan satu minggu penuh tanpa mengonsumsi belewa.

Pendekatan tersebut mungkin membantu kita untuk meningkatkan perlindungan dari peradangan yang tidak di inginkan dan oxidative stress.

Manfaat Kesehatan Lainnya

Sayangnya, sebagian besar studi lain yang pernah kami lihat mengenai manfaat kesehatan belewa itu adalah studi-studi yang dilakukan pada hewan dibanding manusia. Aspek penelitian ini membatasi keyakinan kami mengenai manfaat-manfaat kesehatannya untuk manusia.

Namun, penelitian hewan yang terutama menjanjikan adalah yang berhubungan dengan diabetes. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan phytonutrients belewa itu bisa meningkatkan metabolisme insulin dan gula darah.

Selain itu, asupan ekstrak belewa telah tampak mampu mengurangi oxidative stress di dalam ginjal-ginjal hewan dengan diabetes, dan meningkatkan resistensi insulin dalam hewan-hewan dengan diabetes.

Dengan manfaat-manfaat belewa untuk pencegahan sindrom metabolic, kami akan berharap untuk melihat studi-studi dimasa depan yang menunjukkan manfaat-manfaat belewa ini di bidang penyakit jantung, termasuk atherosclerosis.

Banyak gangguan yang berhubungan dengan jantung itu dimulai dengan peradangan kronis dan oxidative stress kronis. Semoga, tidak butuh waktu lama bagi kita untuk memiliki studi-studi berskala besar pada manusia yang mendokumentasikan manfaat-manfaat dalam bidang yang penting ini.

Deskripsi

Belewa adalah anggota dari keluarga tanaman cucurbit (Cucurbitaceae) yng juga menyertakan timun, pumpkins, squashes, gourds, dan berbagai jenis melon.

Melon-melon dalam keluarga tanaman yang sama dengan belewa itu antara lain Watermelon dan honeydew melon, juga crenshaw, casaba, Persian, dan canary melon.

Karena banyak dari keluarga tanaman cucurbit itu bisa di kawin silang dengan mudah, maka ada banyak juga melon-melon hybrida di pasaran yang menggabungkan antara fitur-fitur dari belewa dengan fitur-fitur dari berbagai jenis melon lain ini.

Daging belewa matang bisa bervariasi dalam warna, tergantung pada jenis hybrida. "Jenny Linds" adalah suatu contoh dari hybrida berdaging hijau; hybrida-hybrida "Athena" dan "Ambrosia" memiliki daging yang berwarna kekuningan; dan daging dari hybrida Gurney's (TM) itu memiliki warna orange.

Belewa memiliki suatu rongga di bagian tengah yang di isi dengan biji-biji yang bisa dimakan. Di sebagian belahan dunia, belewa dikenal sebagai "rockmelons."

Jika anda membaca tentang belewa di Internet, maka anda mungkin akan menemukan sedikit perbedaan yang melibatkan bahasa yang digunakan untuk menggambarkan bagian-bagian dari buah ini.

Sebagian website menggunakan kata-kata "atas" dan "bawah" saat menggambarkan belewa. Website lain menggunakan "ujung tangkai" dan "ujung bunga." Karenanya, kami ingin mengklarifikasi topik ini.

Saat suatu tanaman berbunga, tidak ada buah yang terbentuk sampai terjadi penyerbukan. Begitu penyerbukan terjadi, buah bisa mulai terbentuk. Saat buah terbentuk, bunga akan gugur. Tempat di mana bunga berada akan menjadi ujung dari buah, dan itu disebut ujung bunga.

Ujung tangkai, tentu, akan menjadi ujung dimana buah tetap terhubung dengan tanaman. Jika buah tersebut adalah apel, berat dan hubungannya ke dahan pohon biasanya akan menyebabkan dia menggantung dari dahan, hingga menghasilkan dua ujung, yaitu "atas" dan "bawah."

Tapi dengan suatu buah seperti belewa yang menempel di atas tanah, pokok biasanya akan tergeletak bersama buah dalam suatu cara yang ujung-ujungnya akan lebih logis untuk digambarkan sebagai sisi-sisi dari belewa, dibanding bagian atas dan bawah.

Namun, kata "atas" seringkali digunakan untuk mengacu pada ujung tangkai dari suatu belewa, dan kata "bawah" terkadang digunakan untuk mengacu pada ujung bunga.

Sejarah

Para ahli sejarah tidak tahu pasti mengenai asal mula belewa. Sejumlah besar anggota keluarga melon (Cucumis melo) yang tumbuh liar di Afrika telah mengarahkan sebagian peneliti untuk menempatkan asal mula belewa pada benua tersebut.

Tapi melon-melon Afrika sendiri mungkin memiliki nenek moyang di bagian-bagian Asia, termasuk India dan China.

Negara-negara di bagian paling utara Afrika terbentang disepanjang laut Mediterranean, dan belewa juga dinikmati oleh orang-orang yang hidup di wilayah Mediterranean dan Timur Tengah sejak awal sejarahnya.

Sampai saat ini, dan pada suatu basis tahunan, Turki (3,5 milyar pound), Iran (2,9 milyar pound), dan Mesir (2,4 milyar pound) tetap menjadi produsen utama untuk belewa. (Produksi Amerika Serikat mengikuti setelah Mesir 2,2 milyar pound.)

Tapi di tempat pertama - jauh diatas ke empat negara tersebut - adalah China, suatu negara yang memproduksi setengah dari melond dunia (termasuk belewa) pada suatu volume yang hampir mencapai 25 milyar pound per tahun.

 Yang menjadi bukti dari kepopuleran belewa (dan melon secara umum) adalah praktek mengeringkan biji-biji belewa untuk dikonsumsi sebagai makanan snack. Tradisi ini bisa terlihat di Amerika Tengah dan Utara, juga di Asia dan Timur Tengah.

Di Amerika, California adalah produsen belewa terbesar. Produsen terbesar berikutnya adalah Arizona, Colorado, Georgia, Indiana, dan Texas.

Meski sudah cukup banyak membudidayakan sendiri, tapi Amerika masih terus mengimport belewa dalam jumlah besar. Di tahun 2010, Amerika membeli lebih dari 425 pound belewa dari Guatemala, hampir 300 juta dari Honduras, lebih dari 150 juta dari Costa Rica, dan lebih dari 60 juta dari Mexico.

Cara Memilih dan Menyimpan

Kunci untuk membeli melon yang berkualitas baik adalah menemukan yang sudah matang, yang terkadang sulit karena seringkali mereka sudah dipetik sebelum matang untuk memastikan agar bisa melewati proses pengiriman tanpa menjadi rusak.

Ada banyak petunjuk yang bisa anda temukan untuk mencari sebuah melon yang matang. Pertama adalah dengan memilih dan merasakan beratnya. Apakah buah tersebut terasa lebih penuh dan berat dibanding yang anda harapkan?

Jika iya, itu adalah sesuatu yang bagus, karena itu adalah suatu indikasi mengenai kematangan belewa. Selanjutnya, tepuk belewa tersebut lalu dengarkan suara yang dihasilkannya.

Jika suaranya tidak nyaring, itu adalah indikasi bahwa belewa tersebut sudah matang. Tapi jika suaranya terdengar nyaring dan kosong, belewa tersebut mungkin belum matang.

Jika anda menekan dengan lembut pada bagian atas dari belewa yang matang dengan jempol, maka anda akan melihat sangat sedikit lekukan. Jika bagian tersebut sangat berlekuk, sampai ke titik yang terasa sangat lembut atau bahkan lembek, belewa tersebut mungkin sudah terlalu matang.

Memeriksaan sekilas di berbagai bagian dari belewa itu juga adalah suatu ide yang bagus pada titik ini sehingga anda bisa memastikan bahwa tidak ada memar atau kerusakan.

Penampilan belewa yang matang dengan yang belum matang itu juga berbeda. Kulit (lapisan terluar) dari belewa yang matang itu biasanya akan berwarna krem atau kuning atau keemasan dan bukan hijau atau abu-abu.

Sebagian dari kulit belewa yang belum matang itu kemungkinan berwarna hijau atau abu-abu. (Tapi jangan terlalu bergantung pada indikator ini, karena sebagian varietas belewa memiliki warna yang tetap hijau atau abu-abu.)

Membaui bagian bawah belewa juga bisa membantu dalam menentukan kematangannya. Belewa yang belum matang itu kemungkinan besar memiliki aroma yang sangat lemah, atau bahkan sama sekali tidak mengeluarkan aroma.

Belewa yang matang itu kemungkinan besar memiliki aroma belewa yang spektakuler. Jika aromanya terlalu kuat, belewa tersebut mungkin sudah terlalu matang.

Begitu anda sudah menemukan belewa yang memberikan semua indikasi kematangan optimal, keputusan berikutnya melibatkan penyimpanan. Saat tiba di rumah, segera simpan belewa yang matang di dalam lemari es.

Suhu yang berkisar antara 36-41F (2,2-5C) itu adalah yang terbaik untuk menyimpan belewa matang. Sekitar 3 sampai 4 hari adalah jumlah waktu maksimum untuk menyimpan belewa matang dibawah kondisi lemari es.

Jika anda memutuskan untuk membeli belewa yang belum matang, maka tidak mengapa untuk membiarkannya pada suhu ruangan selama beberapa hari untuk membiarkan tektur dagingnya menjadi lebih lunak dan berair.

Namun, sangat penting untuk dicatat bahwa belewa itu bisa di biarkan pada suhu ruangan hanya jika masih utuh, belum terganggu, dan belum benar-benar matang. Begitu belewa sudah mencapai puncak kematangannya, pendinginan itu harus.

Matang atau belum matang, belewa itu seharusnya tidak dicuci selama masih dalam keadaan utuh dan tidak terpotong.

Sebaik apapun anda mengeringkan belewa setelah mencucinya, permukaan belewa akan menyerap kelembaban selama pencucian, sehingga akan menambahkan kelembaban pada permukaan belewa.

Penambahan kelembaban ini akan meningkatkan kemungkinan pembentukan jamur dan mengurangi jangka hidup belewa. Jika anda menunggu dan mencuci belewa hanya sesaat sebelum memotongnya, anda akan mengonsumsi belewa dan karenanya tidak harus khawatir mengenai jangka hidup dan resiko pembentukan jamur.

Tips untuk Mempersiapkan Belewa

Karena bakteri bisa tumbuh pada permukaan dari sebagian besar melon, maka penting untuk mencuci bagian luar dari belewa sebelum memotongnya.

Setelah dicuci, potong belewa menjadi bagian-bagian dengan ketebalan yang di inginkan lalu buang bijinya. Ingatlah untuk menyimpan potongan belewa di dalam lemari pendingin jika anda belum ingin segera mengonsumsinya.

Tidak punya waktu untuk mempersiapkan salad buah sebelum menghidangkan?

Anda bisa mempersiapkan beberapa jam sebelumnya, atau bahkan satu hari sebelumnya dan masih tetap memiliki belewa segar. Potong buah sambil memegangnya di bawah air. Sekali lagi, pastikan untuk menyimpannya di lemari es segera setelah belewa dipotong.

Saat mencari suatu cara agar potongan belewa segar siap santap tetap segar lebih lama, para peneliti USDA Agricultural Research Service menemukan bahwa memotong buah tersebut sambil menahannya dibawah air akan memutuskan sinyal yang dikirimkan cell-cell tanaman ke sesamanya saat mereka mendeteksi suatu luka, misalnya sedang dipotong.

Buah yang dipotong, jika di dinginkan, akan mempertahankan hampir semua gizinya untuk selama minimal 6 hari.

Semua orang menyukai salah buah segar, penuh warna, yang juga adalah suatu tambahan sempurna untuk makanan apapun dan sangat bagus untuk dijadikan snack atau desert. Jadi, kenapa kita tidak lebih sering menikmati salah buah segar?

Hanya karena sudah diberi tahu bahwa potongan buah itu cepat membusuk, sehingga salad buah, yang bisa membutuhkan waktu 15 menit untuk mempersiapkannya, akan harus dipersiapkan dalam keadaan segar agar menjadi bagus.

Tapi sekarang, sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry telah menemukan bahwa pemrosesa buah yang minimal—memotong, membungkus dan mendinginkan—itu tidak terlalu mempengaruhi kandungan gizinya bahkan setelah 6 hari, dan sampai 9 hari.

Dalam terminologi praktis, ini berarti bahwa anda bisa mmpersiapkan semangkuk besar salad buah di akhir pekan, menyimpannya di dalam lemari es, dan menikmatinya sepanjang minggu, mendapatkan hampir semua manfaat nutrisional hanya dengan mempersiapkan salad buah.

Para peneliti memotong belewa, nanas, mangga, semangka, strawberries dan buah kiwi. Potongan buah segar kemudian dibersihkan di dalam air, dikeringkan, dibungkus di dalam kulit-kulit kerang dan disimpan pada suhu 41° F.

Setelah 6 hari, kehilangan dalam vitamin C itu kurang dari 5% pada potongan mangga, strawberry, dan semangka, 10% pada potongan nanas, 12% pada potongan kiwi, dan 25% pada potongan belewa.

Tidak ada kehilangan dalam carotenoid yang ditemukan di dalam potongan-potongan buah kiwi dan semangka. Nanas kehilangan 25% di ikuti sebanyak 10-15% di dalam potongan-potongan belewa, mangga, dan strawberry.

Tidak ada kehilangan yang signifikan di dalam phytonutrients phenolic yang di temukan di dalam potongan buah manapun.

"Berbeda dengan harapan, jadi jelas bahwa pemrosesan minimal itu hampir tidak memberikan efek pada unsur-unsur antioxidant utama. Perubahan-perubahan dalam gizi antioxidant yang diamati selama 9 hari pada suhu 5° C tidak terlalu mempengaruhi kualitas gizi dari potongan buah segar. Secara umum, potongan buah segar itu tampak membusuk sebelum terjadi kehilangan gizi yang signifikan," tulis ketua peneliti Maria Gil.

Keprihatinan Individual

Belewa itu bukanlah suatu makanan yang umumnya menyebabkan alergi, tidak diketahui mengandung oxalates atau purines dalam jumlah terukur, dan juga tidak termasuk di dalam laporan Environmental Working Group's 2012 "Shopper's Guide to Pesticides" sebagai salah satu dari 12 makanan yang paling sering mengandung residu pestisida. (Bahkan, ditahun 2012, belewa termasuk dalam daftar 15 makanan yang mengandung residu pestisida terendah diantara buah-buahan dan sayuran yang diteliti.)

Profil Gizi

Belewa mengandung berbagai jenis phytonutrients antioxidant dan anti-peradangan, termasuk carotenoids alpha-carotene, beta-carotene, lutein, beta-cryptoxanthin dan zeaxanthin; flavonoid luteolin; asam-asam organik ferulic dan caffeic acid; dan dua cucurbitacins - cucurbitacin B dan cucurbitacin E.

Belewa itu adalah suatu sumber yang sempurna untuk vitamin A (dalam bentuk carotenoid) dan vitamin C. Juga suatu sumber yang sangat bagus untuk potassium dan suatu sumber yang bagus untuk serat asupan, vitamin B1, vitamin B3 (niacin), vitamin B6, folate, magnesium, dan vitamin K.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Diet Bodybuilding

Diet bodybuilding itu dirancang untuk membentuk otot dan mengurangi lemak.

Diet ini memberikan penekanan pada makanan-makanan yang tinggi protein dan karbohidrat kompleks, misalnya roti, pasta dan sereal whole grain.

Diet bodybuilding itu banyak variasinya, tapi ada satu komponen essensial yang selalu sama, yaitu suatu program latihan rutin pembentuk kekuatan.

Suatu diet bodybuilding biasanya terdiri dari 2.500-5.500 kalori per hari untuk pria dan 1.500-3.000 kalori per hari untuk wanita, tergantung pada jenis dan tingkat latihan.

Rasio protein, karbohidrat dan lemak bisa bervariasi dari masing-masing diet bodybuilding itu bisa bervariasi.

Sebagian program menganjurkan 40% karbohidrat, 40% protein, dan 20% lemak. Sebagian lain menganjurkan 40% protein, 30% karbohidrat, dan 30% lemak.

Ada banyak variasi dari diet ini dimana asupan kalori dan rasio-rasionya berbeda.

Sebagian besar diet bodybuilding itu menyertakan supplement-supplement gizi juga protein powder.

Fokus dari bodybuilding telah berubah jauh dari suatu penekanan pada kesehatan ke arah penekanan pada penampilan dengan segala cara.

Untuk mencapai tubuh yang lebih besar, lebih baik, banyak bodybuilders yang memberikan penekanan sangat besar pada supplement-supplement gizi dan jenis lain, termasuk menggunakan steroid yang illegal.

Semua diet itu membutuhkan suatu rutinitas latihan yang terdiri dari 3 sampai 7 hari per minggu, biasanya dengan latihan-latihan angkat berat dan cardiovascular.

Tubuh membakar sampai 50 kalori per hari untuk setiap pound otot. Jadi, dengan menambahkan 10 pound otot bisa membakar hingga 500 kalori ekstra per hari.

Rutinitas diet dan latihan bisa sangat bervariasi dan bisa jadi membingungkan, terutama bagi orang-orang yang baru dengan bodybuilding.

Saat tiba waktunya untuk diet ataupun olahraga, tidak ada dua orang yang akan mengikuti rutinitas yang sama.

Nutrisi Dasar untuk Bodybuilding

Tiga komponen utama dari suatu diet bodybuilding itu adalah tiga gizi makro:

1. Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi tubuh yang utama. Karbohidrat itu terutama penting dalam latihan erobik dan high-volume weight training, termasuk membantu dalam pemulihan otot.

Memakan karbohidrat bisa menyebabkan pankreas melepaskan hormon insulin, yang membantu mengatur glucose darah.

Karbohidrat itu sering disebut sebagai karbohidrat simple atau kompleks. Suatu diet bodybuilding mengandung kedua jenis karbohidrat tersebut.

Karbohidrat kompleks memiliki suatu struktur kimia yang terdiri dari 3 gula atau lebih. Karbohidrat jenis ini menyediakan energi untuk waktu yang lama.

Sedangkan karbohidrat simple memiliki suatu struktur kimia yang terdiri dari satu atau dua gula dan menyediakan energi yang cepat tapi tidak tahan lama.

Suatu diet bodybuilding sebagian besar terdiri dari karbohidrat kompleks yang dimakan sepanjang hari. Karbohidrat simple itu dimakan segera setelah berlatih untuk membantu dalam mempercepat pemulihan dan perbaikan otot-otot.

Karbohidrat kompleks itu ditemukan di dalam roti whole grain, pasta seral, beans, dan sebagian besar sayuran. Sedangkan karbohidrat simple itu ditemukan pada buah dan makanan-makanan yang mengandung gula misalnya candy, juice, dan sport drinks.

Ada dua cara lain diet-diet bodybuilding mengelompokkan karbohidrat selain dari istilah simple dan kompleks, yaitu glycemic index (GI) dan glycemic load.

GI lebih mengukur kualitas dibanding kuantitas karbohidrat yang terdapat di dalam makanan. Kualitas mengacu pada seberapa cepat level gula darah meningkat setelah memakan makanan tersebut.

Standard untuk GI adalah white bread, yang diberi suatu nilai index 100. Makanan lain dibandingkan dengan standard ini untuk mendapatkan nilainya.

Semakin tinggi nilai GI, semakin cepat gula darah meningkat saat makanan tersebut dimakan. Suatu GI tinggi adalah 70 keatas, dan suatu GI menengah adalah 56-69, dan suatu nilai GI rendah adalah 55 kebawah.

GI itu bukanlah suatu formula langsung saat tiba waktunya untuk mengurangi level gula darah. Berbagai faktor bisa mempengaruhi nilai GI dari suatu makanan, misalnya bagaimana makanan tersebut dipersiapkan (direbus, dipanggang, atau digoreng, misalnya) dan makanan lain apa yang dikonsumsi bersamanya.

Makanan-makanan yang bisa segera diurai dan diserap oleh tubuh itu biasanya memiliki nilai GI yang tinggi. Sedangkan makanan-makanan yang dicerna lebih lambat, misalnya makanan yang tinggi dalam serat, itu memiliki nilai GI yang lebih rendah.

Di tahun 1977, seorang ahli epidemiologi dan ahli gizi Walter Willett dari Harvard School of Public Health mengembangkan glycemic load sebagai suatu cara yang lebih bermanfaat untuk merating karbohidrat dibanding glycemic index.

Glycemic load memperhitungkan jumlah dari suatu makanan yang dimakan, sedangkan glycemic index tidak.

Glycemic load dari suatu makanan atau masakan tertentu itu ditentukan dengan cara mengalikan jumlah karbohidrat bersih di dalam satu sajian dengan glycemic index, kemudian membaginya dengan angka 100.

Karbohidrat bersih itu ditentukan dengan cara mengambil jumlah karbohidrat total dan membaginya dengan jumlah serat asupan.

Misalnya, popcorn memiliki nilai glycemic index 72, yang dianggap tinggi, tapi satu sajian yang terdiri dari 2 cup itu memiliki 10 karbohidrat bersih, sehingga mendapat glycemic load 7, yang dianggap rendah. (((72 x 10)/100)=7,2.)

2. Protein

Otot itu utamanya terdiri dari protein dan air. Protein membangun massa otot tapi tidak semua protein yang dikonsumsi dalam diet itu akan langsung menjadi otot.

Konsumsi protein yang cukup akan membantu memelihara jaringan otot dan meningkatkan pemulihan dari latihan-latihan angkat beban yang berat.

Karena latihan angkat beban itu menyebabkan kerusakan yang signifikan pada jaringan otot, maka diperlukan waktu setidaknya 24 jam untuk memperbaiki dan mengembangkan otot.

Sedangkan jika protein yang dikonsumsi itu tidak mencukupi, maka otot-otot akan berkurang seiring berkurangnya metabolisme. Diet-diet bodybuilding itu umumnya merekomendasikan 1-1,5 gram protein per hari untuk setiap pound lean body mass (berat badan dikurang lemak tubuh).

Konsumsi harian sebanyak lebih dari 38 per kilogram massa tubuh itu bisa mengarah pada gangguan-gangguan kesehatan yang serius, terutama kerusakan ginjal.

Protein itu ditemukan dalam daging, unggas, ikan, telur, tofu, dan produk-produk kedele.

3. Lemak

Lemak di dalam suatu diet itu diperlukan untuk menjaga suatu metabolisme yang sehat. Lemak itu terbagi 4 jenis: saturated, trans, polyunsaturated, dan monounsaturated. 

Lemak-lemak saturated dan trans itu dibatasi karena konsumsi yang tinggi itu adalah suatu faktor resiko untuk penyakit jantung, obesitas, kolesterol tinggi, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

Sumber-sumber lemak saturated dan trans itu adalah mentega, produk-produk whole milk, makanan gorengan. Daging dengan lemak yang terlihat itu juga adalah suatu sumber dari lemak saturated.

Sedangkan lemak-lemak Monounsaturated dan polyunsaturated itu bagus karena mengurangi resiko penyakit jantung, diabetes, kolesterol tinggi dan obesitas. Lemak-lemak ini berasal dari avocado, sebagian besar kacang, ikan, flax, olive, canola, kacang tanah, safflower, jagung, biji bunga matahari, kacang kedele, dan biji kapas.

Dua faktor penting lainnya dari diet-diet bodybuilding itu adalah air dan jumlah serta pengaturan waktu makan. Diet-diet bodybuilding menyarankan untuk minum air minimal 8 ons gelas per hari.

Selain itu, bodybuilders minum sekitar 1/4 cup air setiap 50 menit selama latihan. Air membantu mengontrol nafsu makan dan meminum air dingin meningkatkan metabolisme.

Fungsi

Tujuan dari diet bodybuilding adalah untuk membantu massa otot dan menghilangkan lemak. Ini bukanlah suatu diet pengurangan berat badan dan sebagian besar orang sepertinya akan mendapatkan penambahan berat badan.

Nutrisi memberikan tubuh, terutama otot, dengan materi-materi mentah yang dibutuhkan untuk energi, penyembuhan, pertumbuhan dan kekuatan.

Manfaat

Manfaat dari diet bodybuilding itu adalah kesehatan dan penampilan. Diet bodybuilding memajukan peningkatan massa otot, yang meningkatkan metabolisme.

Pencegahan

Saat diawasi oleh seorang profesional kesehatan, diet bodybuilding bisa menjadi metode yang sehat untuk meningkatkan kekuatan dan massa tubuh. Kehati-hatian seharusnya digunakan dalam menyangkut supplement-supplement gizi, terutama protein powders.

Asupan protein yang berlebihan itu juga diketahui bisa menyebabkan masalah-masalah kesehatan yang serius misalnya kerusakan ginjal dan dehidrasi.

Bodybuilders seharusnya mendiskusikan supplement apapun dengan dokter mereka, dan steroid, misalnya hormon pertumbuhan dan testosterone, seharusnya hanya digunakan untuk alasan-alasan medis dan dengan resep dari seorang dokter.

Karena olahraga adalah komponen utama dari diet, para penderita radang sendi atau punggung, lutut, dan gangguan sendi lainnya seharusnya mendiskusikan aturan fitness mereka dengan dokter sebelum mulai berlatih.

Membuat perubahan-perubahan besar pada diet seseorang itu seharusnya di lakukan secara bertahap sedikit demi sedikit agar tubuh bisa mengadaptasi perubahan-perubahan tersebut. Suatu pengurangan atau peningkatan mendadak dalam kalori bisa menyebabkan tubuh jadi menyimpan atau menimbun lemak.

Resiko

Komponen latihan yang berat dan rutin dari diet ini juga adalah suatu resiko bagi penderit penyakit jantung atau gangguan-gangguan kesehatan tertentu lainnya. Orang-orang yang memiliki kondisi ini seharusnya berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum memulai diet.

Suatu diet bodybuilding itu tidak direkomendasikan untuk wanita yang sedang hamil atau menyusui.

Penelitian dan Penerimaan Umum

Diet-diet bodybuilding itu umumnya diterima oleh komunitas medis dan bodybuilding sebagai sesuatu yang aman dan efektif dalam membantu orang-orang untuk meningkatkan massa otot dan mengurangi lemak.

Tidak ada penerimaan umum mengenai rasio pasti untuk protein, karbohidrat dan lemak.

Protein itu dianggap gizi dasar dalam memperbaiki otot yang menjadi rusak selama latihan angkat beban dan untuk menjaga serta mengembangkan otot. Recommended Dietary Allowance (RDA) per hari untuk protein itu adalah 0,8 g/kg.

Namun, penelitan menunjukkan bahwa suatu jumlah protein yang lebih tinggi itu dibutuhkan oleh weightlifters. Tergantung pada level aktivitas seseorang, jumlah protein yang dibutuhkan untuk seorang bodybuilder itu lebih tinggi dibanding RDA, tapi tidak lebih dari 1,5-2 kg.

Penelitian mengindikasikan bahwa otot melipat gandakan sintesa protein setelah berolahraga dan mempertahankan peningkatan tersebut selama minimal 24 jam.

Jumlah karbohidrat di dalam diet seorang bodybuilder itu bisa berkisar antara 40-60 persen, tapi level ini tidak selalu efektif. Suatu konsumsi karbohidrat yang tidak cukup bisa memiliki suatu dampak negatif pada kinerja dan durasi latihan.

Studi-studi lain menunjukkan bahwa faktor dominan di dalam pengurangan berat badan itu adalah pengurangan asupan kalori. Ada sangat banyak penelitian mengenai nutrisi bodybuilding mulai dari tahun 1980 keatas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bulimia nervosa

Bulimia nervosa adalah suatu gangguan pola makan yang melibatkan binge eating secara berulang-ulang, yang kemudian di ikuti dengan pembuangan kalori dari dalam tubuh untuk menghindari penambahan berat badan.

Orang yang menderita bulimia itu memiliki suatu rasa takut yang tidak rasional mengenai penambahan berat badan dan body image.

Bulimia nervosa bisa memiliki dampak-dampak kesehatan yang berpotensi menjadi fatal.

Deskripsi

Bulimia adalah suatu gangguan pola makan yang fitur utamanya adalah memakan sejumlah besar makanan dalam suatu periode waktu yang singkat, lalu di ikuti dengan pembuangan kalori dari dalam tubuh.

Pembuangan kalori tersebut paling sering dilakukan dengan cara muntah yang dipicu sendiri, atau bisa juga dilakukan dengan cara menggunakan laxative, enema, atau diuretic.

Alternatifnya, sebagian penderita bulimia tidak membuang dengan cara memuntahkan, menggunakan laxative, enema, atau diuretic, tapi menggunakan olahraga yang ekstrem atau berpuasa setelah binge untuk membakar kalori.

Hal tersebut bisa mengarah pada luka-luka yang serius. Bulimia yang tidak membuang kalori itu terkadang disebut bulimia olahraga.

Bulimia nervosa itu secara formalnya diakui sebagai gangguan psikologis di dalam Diagnostic and Statistical Manual for Mental Disorders Fourth Edition-Text Revision (DSM-IV-TR) yang dipublikasikan oleh American Psychiatric Association.

Seseorang itu di diagnosa menderita bulimia nervosa saat kondisi-kondisi berikut ini ada:

  • Episode binge eating berulang-ulang yang di ikuti dengan perilaku untuk mengkompensasi binge tersebut (misalnya memuntahkan, berpuasa, atau berolahraga secara berlebihan). Binge eating di definisikan sebagai memakan makanan dalam jumlah yang jauh lebih besar dibanding yang biasanya akan dimakan oleh sebagian besar orang,  dalam waktu yang terbatas.
  • Episode-episode binge/pembuangan kalori terjadi setidaknya dua kali seminggu selama periode tiga bulan atau lebih.
  • Orang tersebut merasa tidak mampu untuk mengontrol atau menghentikan suatu binge eating begitu hal tersebut dimulai dan akan terus makan sekalipun jika sudah merasa sangat kekenyangan.
  • Orang tersebut terlalu cemas mengenai berat dan bentuk tubuh dan memberikan penekanan yang tidak reasional pada penampilan fisik saat menilai diri atau harga dirinya.
  • Binge eating dan pembuangan kalori tidak terjadi secara eksklusif hanya selama periode-periode anorexia nervosa.

Banyak penderita bulimia yang akan mengonsumsi 3.000 sampai 10.000 kalori hanya dalam satu jam. Misalnya, mereka awalnya hanya ingin makan sepotong kue, tapi akhirnya malah memakan seluruh kue yang ada.

Satu aspek yang paling menyolok dari bulimia adalah betapa terkontrolnya yang dirasakan oleh penderita bulimia saat mereka makan. Mereka akan makan dan terus makan, bahkan saat mereka sudah merasa kekenyangan dan tidak nyaman.

Sebagian besar penderita bulimia mengakui bahwa perilaku mereka itu tidak normal; tapi mereka merasa tidak mampu mengontrolnya. Mereka biasanya merasa malu dan bersalah atas kebiasaan-kebiasaan binge/purge mereka, sehingga sering merahasiakannya.

Mereka mungkin, misalnya, makan saat malam setelah semua anggota keluarga lain tidur atau membeli makanan di toko lalu memakannya di dalam mobil sebelum pulang ke rumah.

Banyak penderita bulimia yang memilih makanan-makanan tinggi lemak, tinggi gula yang mudah dimakan dan dimuntahkan. Mereka menjadi ahli dalam memicu muntah, biasanya dengan memasukkan jari ke dalam tenggorokan dan memicu refleks muntah.

Setelah beberapa lama, mereka bisa muntah kanpanpun mereka mau. Purging secara berulang-ulang itu memiliki dampak fisik dan emosional yang serius.

Banyak penderita bulimia itu yang memiliki berat badan normal, dan sebagian orang yang menjadi bulimic itu overweight saat kanak-kanak. Ini membuat sulit bagi keluarga dan teman-teman untuk mengenali bahwa seseorang itu menderita gangguan ini.

Pendertia bulimia itu seringkali berbohong tentang memicu muntah dan penyalah gunaan laxative, meski mereka mungkin sering mengeluhkan gejala-gejala yang berhubungan dengan siklus binge/purge dan mencari bantuan medis untuk masalah-masalah ini.

Penderita bulimia cenderung untuk menjadi lebih impulsive dibanding penderita gangguan pola makan jenis lain. Kurangnya kontrol terhadap impuls seringkali mengarah pada perilaku seksual yang beresiko, masalah-masalah manejemen amarah, dan penyalah gunaan alkohol serta obat-obatan.

Sebagian penderita bulimia itu juga menderita anorexia nervosa. Anorexia nervosa adalah suatu gangguan pola makan yang melibatkan pelaparan diri sendiri. Orang-orang ini seringkali purge setelah memakan hanya sejumlah kecil atau porsi normal makanan.

Sebagian studi menunjukkan bahwa 60% penderita bulimia itu juga memiliki sejarah anorexia nervosa.

Berdiet itu biasanya adalah pemicu yang membuat seseorang mulai menjadi bulimia. Calon penderita bulimia itu sangat khawatir tentang penambahan berat badan dan penampilannya, dan mungkin berada pada suatu diet secara konstan.

Dia mungkin memulainya dengan menjalani suatu diet rendah kalori yang sangat ketat.

Karena tidak mampu untuk mematuhi diet ini, dia kemudian makan dengan rakus dalam jumlah yang jauh lebih banyak dibanding yang dia butuhkan untuk memuaskan rasa lapar, lalu merasa bersalah mengenai makan, dan kemudian berolahraga atau purges untuk menyingkirkan kalori yang tidak di inginkan.

Awalnya, ini mungkin hanya terjadi sesekali, tapi secara bertahap sesi-sesi bingeing dan purging ini menjadi rutin dan mulai mengganggu persahabatan, aktivitas harian, dan kesehatan seseorang.

Pada akhirnya, praktek-praktek ini memiliki dampak-dampak fisik dan emosional serius yang memerlukan bantuan dari para profesional perawatan kesehatan.

Demografis

Bulimia nervosa itu utamanya adalah suatu penyakit dari negara-negara industrialisasi, dimana makanan itu berlimpah dan kebudayaan menghargai penampilan yang ramping. Secara internasiional, angka bulimia telah meningkat sejak tahun 1950.

Bulimia itu adalah gangguan pola makan yang umum di Amerika Serikat. Secara keseluruhan, sekitar 3% dari orang Amerika itu adalah bulimic. Dari jumlah ini, 85-90% adalah wanita. Angka tertinggi adalah diantara para remaja dan wanita perguruan tinggi, dengan rata-rata 5-6%.

Para pria, gangguan ini lebih sering di diagnosa pada homosexuals dibanding pada heterosexuals.

Sebagian ahli percaya bahwa jumlah yang di diagnosa bulimic tersebut hanya mewakili kasus-kasus terparah dan masih banyak orang-orang yang memiliki kecenderungan bulimic, tapi sukses dalam menyembunyikan gejala-gejala mereka.

Dalam satu studi, 40% wanita perguruan tinggi itu melaporkan pernah melakukan bingeing dan purging.

Bulimia mempengaruhi semua orang dari semua ras, etnis, dan kelompok sosial ekonomi. Penyakit ini biasanya di mulai lebih akhir dalam kehidupan dibanding anorexia nervosa. Kebanyakan orang mulai bingeing dan purging di akhir masa remaja saat mereka mulai menginjak usia 20-an.

Pria cenderung untuk memulai pada usia yang lebih tua dibanding wanita. Sekitar 5% dari penderita bulimia itu memulai perilakunya setelah berusia 25 tahun. Bulimia itu tidak umum di kalangan anak-anak 14 tahun kebawah.

Atlit-atlit yang bersaing memiliki suatu peningkatan resiko untuk mengembangkan bulimia nervosa, terutama pada cabang-cabang olahraga yang mengaitkan berat badan dengan performa dan dimana persentase lemak tubuh yang lebih rendah itu sangat diharapkan.

Para jockey, pegulat, bodybuilder, pemain ski, pelari cross-country, dan pesenam memiliki tingkat bulimia yang lebih tinggi dibanding rata-rata.

Orang-orang misalnya para aktor, model dan penari yang penilaian utamanya di dasarkan pada penampilan mereka juga beresiko tinggi untuk mengembangkan gangguan ini. Kelompok orang yang sama ini juga beresiko tinggi untuk mengembangkan anorexia nervosa.

Sebagian orang itu utamanya adalah anorexic dan sangat membatasi asupan kalori mereka sambil juga membersihkan dari dalam tubuh mereka sejumlah kecil makanan yang mereka makan. Sedangkan sebagian lain maju mudur antara perilaku-perilaku anorectic dan bulimic.

Penyebab dan Gejala

Bulimia nervosa itu adalah suatu gangguan kompleks yang tidak memiliki satu penyebab tunggal.

Penelitian menyiratkan bahwa sebagian orang memiliki suatu kecenderungan ke arah bulimia, dan ada sesuatu yang kemudian memicu perilaku tersebut, dimana nantinya menjadi semakin memperkuat kecenderungan ini.

Faktor-faktor keturunan, biologis, psikologis dan sosial tampak memainkan suatu peran.

Penyebab

  • Faktor Keturunan. Studi-studi kembar menyiratkan bahwa ada suatu komponen keturunan pada bulimia nervosa, tapi kecil. Memiliki suatu hubungan dekat, biasanya seorang ibu atau saudari, dengan bulimia sedikit meningkatkan kemungkinan anggota keluarga lain (biasanya wanita) untuk mengembangkan gangguan ini.

Namun, saat dibandingkan dengan penyakit-penyakit keturunan lain atau bahkan anorexia nervosa, kontribusi genetik pada pengembangan gangguan ini tampak kurang penting di banding faktor-faktor lain. Sejarah keluarga mengenai depresi, alkoholik dan obesitas juga meningkatkan resiko pengembangan bulimia.

  • Faktor Biologis. Ada sejumlah bukti bahwa bulimia itu berhubungan dengan level serotonin yang rendah di dalam otak. Serotonin adalah suatu neurotransmitter. Salah satu fungsinya adalah membantu mengatur rasa kenyang atau puas yang memerintahkan seseorang untuk berhenti makan.

Neurotransmitters itu juga terlibat di dalam gangguan-gangguan mental lain misalnya depresi yang sering terjadi pada penderita bulimia.

Penelitian lain menyiratkan bahwa penderita bulimia itu mungkin memiliki level leptin yang tidak normal, yaitu suatu protein yang membantu mengatur berat tubuh dengan memberi tahu tubuh untuk mengurangi makan.

Penelitian dibidang ini masih relatif baru, dan penemuan-penemuannya masih belum jelas.

  • Faktor Sosial. Keluarga dari para penderita bulimia itu seringkali memiliki anggota keluarga yang punya masalah dengan alkoholik, depresi dan obesitas. Keluarga-keluarga ini juga cenderung untuk memiliki level yang tinggi untuk konflik terbuka dan kehidupan yang tidak teratur, tidak bisa diprediksi.

Seringkali, sesuatu yang menekan atau mengesalkan memicu dorongan untuk berdiet secara ketat dan kemudian perilaku-perilaku binge/purge.

Itu mungkin menyangkut hal-hal sepele misalnya ejekan tentang berat badan seseorang, atau omelan tentang kebiasaan memakan junk food, komentar mengenai bagaimana ukuran pakaian, atau membandingkan dengan seseorang yang langsing.

Kejadian-kejadian dalam hidup misalnya pindah rumah, pindah ke sekolah baru, dan putus cinta dengan seorang pacar juga bisa memicu perilaku binge/purge.

Situasi keluarga yang tumpang tindih itu keliru, tapi pesan-pesan media yang tak henti-hentinya mengatakan bahwa langsing itu bagus dan gemuk itu jelek; orang langsing itu sukses, mempesona, dan bahagia, sedangkan orang gemuk itu bodoh, malas dan gagal.

Tanda dan Gejala

Siklus binge/purge memiliki dampak-dampak fisik, antara lain:

  • Kerusakan gigi akibat expose yang berulang-ulang ke asam lambung akibat muntah; merusak email gigi.
  • Membengkaknya kelenjar-kelenjar saliva; rasa sakit dibagian mulut dan tenggorokan.
  • Dehidrasi.
  • Luka atau kapalan pada jari-jari atau tangan yang digunakan untuk memicu muntah.
  • Ketidak seimbangan electrolyte yang diungkap melalui test-test laboratorium.
  • Kulit kering.
  • Keletihan.
  • Siklus yang tidak normal atau ketiadaan menstruasi pada wanita.
  • Berat badan, detak jantung dan tekanan darah mungkin tidak normal.

Diagnosa

Diagnosa itu di dasarkan pada beberapa faktor, termasuk sejarah pasien, pengamatan fisik, dan hasil-hasil test laboratorium, dan evaluasi status mental.

Sejarah pasien itu kurang membantu dalam mendiagnosa bulimia dibanding mendiagnosa berbagai penyakit lain karena penderita bulimia itu mungkin berbohong mengenai bingeing dan purging mereka dan penggunaan terhadap laxatives, enemas, dan obat-obatan.

Namun, pasien mungkin, mengeluhkan tentang gejala-gejala yang berhubungan misalnya keletihan atau merasa kembung. Banyak penderita bulimia yang mengekspresikan keprihatinan ekstrem mengenai berat badan mereka selama pengamatan.

Suatu pengamatan fisik dimulai dengan menimbang berat badan dan mengukur tekanan darah dan menggerak-gerakkan tubuh untuk mencari-cari tanda yang terdapat pada daftar diatas.

Berdasarkan pengamatan fisik dan sejarah pasien, dokter kemudian akan meminta test-test laboratorium. Secara umum test-test ini akan menyertakan complete blood count (CBC), urinalysis, dan blood chemistries (untuk mengetahui level electrolyte).

Orang-orang yang dicurigai menjadi  exercise bulimic mungkin memerlukan x rays untuk melihat kerusakan pada tulang akibat berolahraga secara berlebihan.

Beberapa evaluasi yang berbeda bisa digunakan untuk menganalisa kondisi mental seseorang. Seorang dokter atau psikolog akan menaksir pemikiran dan perasaan seseorang mengenai dirinya, tubuh mereka, hubungan mereka dengan orang lain, dan resiko mereka untuk menyakiti diri sendiri.

Pengobatan

Pilihan pengobatan itu tergantung pada tingkat dimana perilaku bulimic telah mengakibatkan kerusakan fisik, dan apakah orang tersebut membahayakan dirinya. Rawat inap mungkin diperlukan untuk memperbaiki ketidak seimbangan electrolyte yang parah akibat dari muntah yang berulang dan penyalah gunaan laxative.

Ketidak seimbangan electrolyte bisa mengakibatkan ketidak teraturan jantung dan komplikasi-komplikasi lain yang berpotensi fatal.

Sebagian besar penderita bulimia itu tidak harus menjalani rawat inap. Tingkat rawat inap itu jauh lebih rendah dibanding penderita anorexia nervosa karena banyak bulimic yang mempertahankan suatu berat badan normal.

Perawatan harian atau rawat jalan dimana pasien datang setiap hari untuk menjalani program perawatan intensif yang menyediakan pola makan terstruktur, pendidikan gizi, terapi intensif, monitoring dan pengawasan medis.

Jika rawat jalan gagal, pasien mungkin memerlukan rawat inap atau memasuki suatu fasilitas perawatan hunian full time.

Terapi obat mungkin membantu penderita bulimia. Selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) misalnya fluoxetine (Prozac) dan sertraline (Zoloft) telah disetujui oleh e United States Food and Drug Administration (FDA) untuk pengobatan bulimia.

Obat-obatan tersebut meningkatkan level serotonin di dalam otak dan diperkirakan akan mempengaruhi perasaan kenyang pada tubuh. Mereka digunakan entah pasien menunjukkan tanda-tanda depresi atau tidak. Perawatan yang mengunakan obat-obatan seharusnya selalu di iringi dengan psikoterapi.

Menyangkut Gizi/Diet

Seorang konsultan gizi atau ahli diet adalah bagian dari team yang diperlukan untuk mengobati bulimia secara sukses.

Para profesional tersebut melakukan suatu analisa pola makan bersama dengan konsultasi gizi sehingga penderita bulimia yang sudah sembuh bisa merencanakan pola makan yang sehat dan mengembangkan suatu hubungan yang sehat dengan makanan.

Terapi

Intervensi medis membantu mengatasi masalah-masalah fisik yang berhubungan dengan bulimia. Obat-obatan bisa membantu penderita bulimia untuk memutuskan siklus binge/purge. Namun, terapi obat saja jarang menghasilkan kesuksesan.

Psikoterapi memainkan suatu peran utama dalam membantu penderita bulimia untuk sembuh dari penyakit ini.

Beberapa jenis psikoterapi yang digunakan itu tergantung pada situasi masing-masing penderita. Secara umum, tujuan dari psikoterapi adalah membantu penderita untuk mengubah perilakunya dan mengembangkan suatu sikap yang sehat terhadap tubuh mereka dan makanan.

Beberapa jenis psikoterapi yang telah sukses mengobati para penderita bulimia adalah sebagai berikut:

  • Cognitive behavior therapy (CBT) itu dirancang untuk berhadapan dan kemudian mengubah pemikiran dan perasaan seseorang mengenai tubuh dan perilakunya terhadap makanan, tapi bukan untuk mencari tahu kenapa pemikiran dan perasaan tersebut timbul. Strategi-strategi untuk mengontrol diri mungkin akan di cari. Terapi ini bersifat relatif jangka pendek.
  • Interpersonal therapy adalah terapi jangka pendek yang membantu orang-orang untuk mengidentifikasi masalah-masalah tertentu dan masalah-masalah dalam hubungan. Seseorang mungkin akan diminta untuk melihat sejarah keluarga atau pribadinya dalam mencoba untuk mengenali bidang-bidang masalah dan mencari solusinya. Interpersonal therapy itu memiliki tingkat kesuksesan yang sama dengan CBT dalam mengobati penderita bulimia.
  • Terapi keluarga/pasangan itu membantu dalam berhadapan dengan konflik atau gangguan yang mungkin menjadi suatu faktor pemicu perilaku binge/purging di rumah.
  • Supportive-expressive therapy atau group therapy mungkin juga membantu sebagai tambahan bagi jenis-jenis terapi lain.

Prognosis

Ramalan jangka panjang untuk sembuh dari bulimia itu bercampur-aduk. Sekitar setengah dari bulimics itu menunjukkan peningkatan dalam mengontrol perilaku mereka setelah interpersonal atau cognitive behavioral therapy jangka pendek dengan konsultasi gizi dan terapi obat.

Namun, setelah tiga tahun, hanya hanya sekitar 1/3 yang masih tetap melakukannya dengan baik. Kambuh itu umum, dan episode-spisode binge/purge dan perilaku bulimic itu seringkali datang dan pergi selama bertahun-tahun. Stress sepertinya menjadi suatu faktor yang memicu untuk kambuh.

Semakin cepat pengobatan dilakukan, semakin besar peluang untuk sembuh. Tanpa intervensi profesional, kemungkinan untuk sembuh itu kecil. Bulimia yang tidak diobati bisa mengarah pada kematian yang diakibatkan langsung oleh misalnya pecahnya lambung atau kerongokongan.

Pencegahan

Beberapa cara untuk mencegah bulimia nervosa agar tidak berkembang adalah sebagai berikut:

  • Para orang tua seharusnya tidak menampakkan obsesi mereka mengenai berat badan, penampilan, dan diet mereka di depan anak-anak mereka.
  • Jangan mengejek orang lain mengenai bentuk tubuh mereka atau membandingkan mereka dengan orang lain.
  • Perjelas bahwa semua anggota keluarga itu dicintai dan diterima seperti apa adanya mereka.
  • Cobalah untuk makan bersama sebagai suatu keluarga setiap kali memungkinkan; hindari makan sendirian.
  • Ingatkan anak-anak bahwa model-model yang mereka lihat di tivi dan majalah itu memiliki tubuh-tubuh ekstrem, tidak normal atau tidak sehat.
  • Jangan menempatkan anak anda pada diet kecuali dianjurkan oleh ahli gizi anda.
  • Cegah anak anda agar tidak mengunjungi website-website yang pro-bulimia. Situs-situs ini adalah tempat dimana orang-orang dengan bulimia memberikan petunjuk.
  • Jika anak anda adalah seorang atlit, kenali pelatihnya dan sikap sang pelatih terhadap berat badan.
  • Waspadalah terhadap tanda-tanda rendah diri, kecemasan, depresi, dan penyalah gunaan obat atau alkohol dan carilah bantuan segera saat tanda-tanda ini muncu.
  • Jika menurut anda anak anda memiliki suatu gangguan pola makan, jangan menunggu untuk meminta bantuan dari seorang profesional. Semakin cepat gangguan ini diatasi, semakin mudah untuk sembuh.

Kambuh sering terjadi pada banyak penderita bulimia. Orang yang sembuh dari bulimia bisa membantu mencegah dirinya agar tidak kambuh dengan cara:

  • Jangan pernah berdiet; lebih baik suatu susun pola makan yang sehat.
  • Makanlah dengan orang lain, jangan sendirian.
  • Tetaplah dalam pengobatan; ikuti terus terapi.
  • Monitor self-talk negatif; praktekkan self-talk positif.
  • Sediakan waktu untuk melakukan sesuatu yang disenangi, setiap hari.
  • Tetaplah sibuk, tapi jangan terlalu sibuk; tidur lah minimal selama 7 jam setiap malam.
  • Sediakan waktu setiap hari untuk berkumpul dengan orang-orang yang anda pedulikan atau peduli dengan anda.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Buckwheat

Bergizi dan berenergi, buckwheat itu tersedia sepanjang tahun dan bisa disajikan sebagai suatu alternatif untuk nasi atau dibuat menjadi bubur.

Meski banyak orang yang mengira bahwa buckwheat itu adalah suatu sereal grain, tapi buckwheat sebenarnya adalah biji yang berhubungan dengan rhubarb dan sorrel yang membuatnya menjadi suatu pengganti yang cocok untuk grains bagi orang-orang yang sensitif terhadap gandum, atau grains lain yang mengandung protein glutens.

Bunga-bunga buckwheat itu sangat harum dan menarik lebah-lebah untuk memanfaatkannya sebagai bahan membuat suatu madu hitam, spesial, bercita rasa kuat.

Manfaat Buckwheat Bagi Kesehatan

Suatu Grain yang Bagus untuk Sistem Cardiovascular Anda

Diet-diet yang mengandung buckwheat telah dihubungkan dengan resiko yang lebih rendah untuk pengembangan kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi. Orang-orang Yi di China mengonsumsi suatu diet yang tinggi dalam buckwheat (100 gram per hari, sekitar 3,5 ons).

Saat para peneliti menguji lipid-lipid darah dari 805 orang Yi, mereka menemukan bahwa asupan buckwheat itu berhubungan dengan serum kolesterol total yang lebih rendah, kolesterol LDL yang lebih rendah, dan suatu rasio kolesterol HDL yang tinggi terhadap kolesterol total.

Efek-efek bermanfaat dari buckwheat itu sebagian adalah karena flavonoids nya, terutama rutin. Flavonoids adalah phytonutrients yang melindungi terhadap penyakit dengan memperpanjang aksi vitamin C dan bertindak sebagai antioxidant.

Aktivitas penurun lipid dari buckwheat itu sebagian besar adalah karena rutin dan zat-zat flavonoid lain. Zat-zat ini membantu menjaga aliran darah, menjaga platelets agar tidak menggumpal secara berlebihan (platelets itu adalah zat-zat yang ditemukan di dalam darah, yang saat dipicu, saling menempel, sehingga mencegah kehilangan darah yang berlebihan, dan melindungi LDL dari oksidasi radikal bebas. Semua aksi ini membantu melindungi terhadap penyakit jantung.)

Buckwheat juga mengandung hampir 86 miligram magnesium di dalam satu cup sajian. Magnesium menenangkan saluran-saluran darah, memperlancar aliran darah dan pengiriman gizi sambil menurunkan tekanan darah; kombinasi yang sempurna untuk sistem cardiovascular yang sehat.

Pengontrolan Gula Darah dan Penurunan Resiko Diabetes

Gizi-gizi yang terdapat di dalam buckwheat mungkin berkontribusi pada pengontrolan gula darah.

Dalam suatu test yang membandingkan efek whole buckwheat groats pada gula darah dibanding roti yang dibuat dari tepung terigu, buckwheat groats secara signifikan menurunkan glucose dan respon insulin.

Whole buckwheats juga dinilai lebih tinggi dalam kemampuan mereka untuk memuaskan rasa lapar.

Saat para peneliti mengikuti hampir 36.000 wanita di Iowa selama masa studi 6 tahun mengenai efek-efek whole grains dan kemunculan diabetes, mereka menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi rata-rata 3 sajian whole grain per hari itu memiliki resiko diabetes 21% lebih rendah dibanding mereka yang memakan satu sajian per minggu.

Karena buckwheat itu adalah suatu sumber yang bagus untuk magnesium, maka penting juga untuk dicatat bahwa wanita yang paling banyak memakan makanan yang tinggi dalam magnesium itu memiliki resiko 24% lebih rendah untuk diabetes dibanding wanita yang memakan paling sedikit.

Para peneliti Kanada, yang mempublikasikan penemuan mereka dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry telah menemukan bukti baru bahwa buckwheat mungkin bermanfaat dalam manajemen diabetes.

Di dalam suatu studi placebo-terkontrol, suatu dosis ekstrak biji buckwheat menurunkan level glucose sebanyak 12-19% selama 90 dan 120 menit setelah diberikan saat hewan-hewan laboratorium diberi makan dengan kimiawi pemicu diabetes.

Tidak ada pengurangan glucose yang terlihat apda hewan yang diberikan placebo.

Komponen di dalam buckwheat yang bertanggung jawab untuk efek-efek penurun glucose itu ternyata adalah chiro-inositol, suatu zat yang dalam studi-studi lain pada hewan dan manusia, tampak memainkan peran signifikan di dalam metabolisme glucose dan pengiriman sinyal cell.

Meski para peneliti belum mengetahui dengan pasti cara kerjanya, tapi bukti-bukti awal menyiratkan bahwa chiro-inositol membuat cell-cell sensitif terhadap insulin dan mungkin bertindak sebagai suatu insulin mimic.

Hasil-hasil dari studi Kanada itu begitu menjanjikan sehingga salah satu ketua penyelidik, Roman Przbylski, saat ini sedang berkolaborasi dengan Canadian-based Kade Research untuk mengembangkan varietas-varietas buckwheat baru dengan jumlah chiro-inositol yang lebih tinggi.

Meski hewan-hewan yang digunakan dalam studi ini memiliki diabetes Type 1 yang setara dengan manusia, tapi para peneliti merasa yakin bahwa buckwheat akan memberikan efek penurun glucose yang sama saat diberikan pada hewan dengan diabetes Type 2, yang menjadi agenda bagi studi mereka berikutnya.

Diabetes Type 2 atau non-insulin dependent diabetes, yang sejauh ini diketahui sebagai bentuk paling umum pada manusia (90% diabetes pada manusia itu Type 2), itu dicirikan oleh suatu ketidak mampuan cell-cell untuk merespon secara benar terhadap insulin.

Buckwheat dan whole grains lain itu juga adalah sumber yang kaya akan magnesium, suatu mineral yang bertindak sebagai co-faktor untuk lebih dari 300 enzim, termasuk enzim-enzim yang terlibat di dalam pemanfaatan glucose dan pengeluaran insulin.

FDA mengijinkan makanan-makanan yang mengandung setidaknya 51% whole grain menurut berat (dan juga rendah lemak, lemak saturated, dan kolesterol) untuk menampilkan suatu klaim yang menyatakan bahwa mengonsumsi makanan tersebut berhubungan dengan resiko yang lebih rendah untuk penyakit jantung dan kanker tertentu.

Saat ini, penelitian menyiratkan bahwa dengan mengonsumsi whole grains secara rutin itu juga mengurangi resiko diabetes type 2. (van Dam RM, Hu FB, Diabetes Care).

Dalam percobaan 8 tahun ini, yang melibatkan 41.186 peserta dari Black Women's Health Study, data penelitian mengkonfirmasikan hubungan terbalik antara magnesium, kalsium, dan sumber-sumber makanan utama dalam kaitannya dengan diabetes type 2 yang sudah pernah dilaporkan dalam populasi yang di dominasi orang kulit putih.

Resiko diabetes type 2 itu 31% lebih rendah pada wanita kulit hitam yang sering makan whole grain dibanding mereka yang lebih jarang memakan makanan-makanan yang banyak mengandung magnesium ini.

Saat ditemukan bahwa asupan magnesium saja sudah bermanfaat dalam mengurangi resiko diabetes type 2 (tapi lebih rendah, yaitu hanya 19%), itu mengindikasikan bahwa whole grain menawarkan manfaat-manfaat spesial dalam meningkatkan kesehatan pengontrolan gula darah.

Konsumsi harian dari makanan-makanan dairy rendah lemak itu juga bermanfaat, yaitu mengurangi resiko diabetes type 2 sebanyak 13%. Jadi, jika anda menyukai semangkuk buckwheat untuk sarapan, tambahkan dengan susu rendah lemak.

Membantu Mencegah Batu Empedu

Dengan memakan makanan-makanan yang tinggi dalam serat soluble, misalnya buckwheat, bisa membantu wanita agar terhindar dari batu empedu, menurut hasil dari suatu studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Gastroenterology.

Dengan mempelajari asupan serat dan jenis serat yang dikonsumsi selama suatu periode 16 tahun oleh hampir 70.000 wanita dalam Nurses Health Study, para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi serat paling banyak secara keseluruhan (soluble maupun insoluble) memiliki suatu penurunan resiko 13% untuk mengembangkan batu empedu dibanding wanita yang paling sedikit mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi serat.

Mereka yang paling banyak mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi dalam serat insoluble bahkan mendapatkan pelindungan yang lebih terhadap batu empedu, yaitu resiko yang 17% lebih rendah dibanding wanita yang paling sedikit mengonsumsi makanan-makanan berserat.

Dan perlindungannya berbasis dosis; suatu peningkatan 5 gram dalam asupan serat insoluble menurunkan resiko sebanyak 10%.

Bagaimana makanan-makanan yang kaya dalam serat insoluble bisa membantu mencegah batu empedu?

Menurut perkiraan para peneliti, serat insoluble itu bukan cuma mempercepat waktu transit di dalam usus (seberapa cepat makanan bergerak melewati usus), tapi juga mengurangi pengeluaran asam-asam empedu (jumlah yang berlebihan berkontribusi pada pembentukan batu empedu), meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan triglycerides (lemak-lemak darah).

Sangat berlimpah di dalam semua whole grain, serat insoluble itu juga ditemukan di dalam kacang-kacangan dan kulit yang dapat dimakan dari buah dan sayuran termasuk tomat, timun, apel, berrie, dan pear. Selain itu, polong-polongan menyediakan serat insuluble juga soluble.

Phytonutrient yang Menyehatkan

Penelitian yang dilaporkan pada American Institute for Cancer Research (AICR) International Conference on Food, Nutrition and Cancer, oleh Rui Hai Liu, M.D., Ph.D., dan rekan-rekannya di Cornell University menunjukkan bahwa whole grain, misalnya buckwheat, banyak mengandung phytonutrient yang aktivitasnya telah terabaikan karena metode penelitian telah memandangnya rendah.

Meski dengan fakta bahwa selama bertahun-tahun para peneliti telah mengukur kekuatan antioxidant dari berbagai phytonutrients, tapi mereka biasanya hanya mengukur bentuk-bentuk "bebas" dari zat-zat ini, yang cepat larut dan segera diserap ke dalam saluran darah.

Mereka tidak melihat pada bentuk-bentuk "terikat," yang terikat pada dinding-dinding cell tanaman dan harus dilepaskan oleh bakteri usus selama pencernaan sebelum bisa diserap.

Phenolics, antioxidants ampuh yang bekerja dalam berbagai cara untuk mencegah penyakit, itu adalah suatu kelas utama dari phytonutrients yang telah banyak diteliti.

Termasuk dalam kategori yang luas ini adalah zat-zat misalnya quercetin, curcumin, ellagic acid, catechins, dan banyak lagi yang lainnya yang sering muncul dalam berita-berita kesehatan.

Saat Dr. Liu dan rekan-rekannya mengukur jumlah relatif dari phenolics, dan apakah zat ini ada dalam bentuk terikat atau bebas, dalam buah-buahan dan sayuran umum misalnya apel, red grape, brokoli dan bayam, mereka menemukan bahwa phenolics dalam bentuk "bebas" itu rata-rata 76% dari jumlah total phenolics di dalam makanan-makanan ini.

Namun, di dalam whole grain, phenolics "bebas" itu tidak lebih dari 1% dari total, sementara 99% sisanya dalam bentuk "terikat."

Dalam presentasinya, Dr. Liu menjelaskan bahwa karena para peneliti telah mengamati whole grain dengan proses yang sama seperti yang digunakan untuk mengukur antioxidant di dalam sayuran dan buah—meneliti kandungan phenolics dalam bentuk "bebas"—maka jumlah dan aktivitas antioxidant di dalam whole grain itu telah sangat diremehkan.

Meski terdapat perbedaan dalam kandungan phenolics "bebas" dan "terikat" pada buah, sayuran dan whole grain, tapi total aktivitas antioxidant dalam ketiga makanan utuh ini mirip, menurut penelitian Dr. Liu.

Team nya mengukur aktivitas antioxidant dari berbagai makanan, memberikan rating pada masing-masing berdasarkan suatu formula (micromole vitamin C yang setara per gram). Brokoli dan bayam terukur 80 dan 81; apel dan pisang 95 dan 65; dan whole grain yang diuji, yaitu jagung terukur 181, whole wheat 77, oat 75, dan brown rice 65.

Penemuan Dr. Liu mungkin membantu menjelaskan kenapa studi-studi telah menunjukkan bahwa populasi yang memakan diet yang tinggi dalam whole grain yang kaya akan serat itu secara konsisten memiliki resiko yang lebih rendah untuk kanker usus, namun percobaan-percobaan klinis jangka pendek telah difokuskan pada serat saja dalam menurunkan resiko kanker usus, seringkali sampai pada titik memberikan para subjek supplement serat terisolasi, yang memberikan hasil-hasil tidak konsisten.

Penjelasannya adalah kemungkinan besar studi-studi ini tidak memperhitungkan efek-efek interaktif dari semua gizi di dalam whole grain—bukan cuma seratnya, tapi juga berbagai phytonutrients nya.

Sejauh mengenai whole grain, Dr. Liu percaya bahwa kunci untuk potensi pembasmi kanker nya yang ampuh itu tepatnya berada di dalam keutuhannya. Suatu grain dari gandum utuh itu terdiri dari tiga bagian—endosperm (starch), bran dan germ.

Saat gandum—atau whole grain manapun—itu dihaluskan, bran dan germ nya dibuang. Meski kedua bagian ini hanya mengambil bagian 15-17% dari berat grain, tapi keduanya mengandung 83% dari phenolics nya.

Dr. Liu mengatakan penemuan-penemuan terbarunya mengenai kandungan antioxidant dari whole grain memperkuat pesan bahwa memakan makanan yang bervariasi itu sangat penting bagi kesehatan. "Makanan tumbuhan yang berbeda memiliki phytochemicals yang berbeda," katanya.

"Zat-zat ini masuk ke dalam organ dan cell yang berbeda, dimana mereka melakukan fungsi yang berbeda-beda. Apa yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menyingkirkan penyakit anda efek sinergis—kerjasama team—yang dihasilkan dengan memakan makanan tumbuhan yang sangat bervariasi, termasuk whole grain."

Perlindungan Terhadap Kanker dan Penyakit Jantung

Salah satu jenis dari phytonutrient yang terutama sangat berlimpah di dalam whole grain misalnya buckwheat adalah lignan-lignan tanaman, yang dikonversi oleh flora bersahabat di dalam usus kita menjadi lignan-lignan mamalia, termasuk yang disebut enterolactone yang dianggap melindungi terhadap kanker payudara dan kanker-kanker yang tergantung pada hormon juga penyait jantung.

Selain whole grain, kacang-kacangan, biji-bijian dan berrie itu adalah sumber-sumber yang kaya akan lignan-lignan tumbuhan, sayuran, buah, dan meminuman misalnya kopi, teh dan wine itu juga mengandung sebagian.

Saat level enterolactone di dalam darah itu diukur pada lebih dari 800 wanita postmenopausal dalam suatu studi Denmark yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition, wanita yang  paling banyak mengonsumsi whole grain itu memiliki level enterolactone yang lebih tinggi.

Wanita yang memakan kubis dan sayuran hijau itu juga memiliki level enterolactone yang lebih tinggi.

Manfaat Cardiovascular yang Signifikan bagi Wanita Postmenopausal

Dengan memakan satu sajian whole grain, misalnya buckwheat, minimal 6 kali seminggu itu adalah sebuah ide yang bagus, terutama bagi wanita postmenopausal yang memiliki level kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, atau tanda-tanda lain dari penyakit cardiovascular.

Sebuah studi perspektif selama 3 tahun yang menyertakan 220 wanita postmenopausal dengan penyakit cardiovascular, yang dipublikasikan dalam American Heart Journal, menunjukkan bahwa mereka yang memakan setidaknya 6 sajian whole grain setiap minggu akan mengalami:

  • Perlambatan perkembangan atherosclerosis, menumpuknya plak yang menyempitkan saluran darah, dan
  • Perkembangan yang lebih lambat dalam stenosis, yaitu menyempitnya diameter dari pembuluh arteri.

Sedangkan wanita yang mendapat serat dari asupan buah, sayuran dan refined grain itu tidak berhubungan dengan menurunnya perkembangan penyakit cardiovascular.

Mencegah Gagal Jantung

Gagal jantung adalah penyebab utama dari rawat inap diantara para manula di Amerika. Kesuksesan dari perawatan yang menggunakan obat-obatan itu hanya parsial (ACE inhibitors dan beta-blockers adalah yang biasanya digunakan; tidak ada bukti statin itu aman atau efektif untuk gagal jantung), dan prognosis tetap buruk

Follow up terhadap 2.445 pasien rumah sakit yang mengalami gagal jantung mengungkapkan bahwa 37,7% meninggal dalam tahun pertama, dan 78,5% meninggal dalam 5 tahun. Arch Intern Med. 2007 Mar 12;167(5):490-6.;Eur Heart J. 2006 Mar;27(6):641-3.

Karena konsumsi dari produk-produk whole grain dan serat diet telah menampakkan kemampuannya untuk mengurangi resiko tekanan darah dan serangan jantung, maka para peneliti Harvard memutuskan untuk menyelidiki efek-efek dari mengonsumsi sereal terhadap resiko gagal jantung dan melakukan follow-up terhadap 21.376 relawan dalam Physicians Health Study selama 19,6 tahun.

Setelah menyesuaikan berbagai faktor (usia, merokok, konsumsi alkohol, konsumsi sayuran, penggunaan vitamin, berolahraga, dan sejarah penyakit jantung), mereka menemukan bahwa pria yang menikmati semangkuk sereal whole grain (tapi bukan yang olahan) setiap pagi memiliki suatu penurunan 29% untuk resiko gagal jantung. Arch Intern Med. 2007 Oct 22;167(19):2080-5.

Nah, bukankah jantung anda itu layak untuk dilindungi, terutama jika resepnya—semangkuk whole grain dipagi hari—itu begitu lezat?

Melindungi Terhadap Kanker Payudara

Saat para peneliti menganalisa berapa banyak serat yang dimakan 35.972 peserta dalam UK Women's Cohort Study, mereka menemukan bahwa suatu diet yang kaya dalam serat dari whole grain, misalnya buckwheat, dan buah itu menawarkan suatu perlindungan yang signifikan terhadap kanker payudara untuk wanita pre-menopausal. (Cade JE, Burley VJ, et al., International Journal of Epidemiology).

Wanita pre-menopausal yang paling banyak memakan serat (>30 gram per hari) lebih dari setengah resiko mereka untuk mengembangkan kanker payudara, menikmati suatu penurunan resiko sebanyak 52% untuk kanker payudara dibanding wanita yang dietnya paling sedikit menyediakan serat (<20 gram per hari).

Supply serat oleh whole grain menawarkan perlindungan tertinggi. Wanita pre-menopausal yang paling banyak memakan serat whole grain (setidaknya 13 gram/hari) memiliki suatu penurunan resiko 41% untuk kanker payudara, dibanding mereka yang lebih sedikit mengonsumsi serat whole grain (4 gram/hari).

Serat dari buah-buahan juga menawarkan perlindungan. Wanita yang dietnya menyediakan serat paling banyak dari buah (minimal 6 gram/hari) memiliki suatu pengurangan resiko 29% untuk kanker payudara, dibanding mereka yang paling sedikit mengonsumsi serat dari buah-buahan (2 gram atau kurang/hari).

Tip praktis: Seperti yang ditunjukkan pada tabel dibawah ini, sungguh mudah untuk menikmati suatu cara makan yang sehat yang memberikan setidaknya 13 gram serat whole grain dan 6 gram serat dari buah-buahan setiap hari.

MakananKandungan Serat dalam Gram
Oatmeal, 1 cup3.98
Whole wheat bread, 1 potong2
Whole wheat spaghetti, 1 cup6.3
Brown rice, 1 cup3.5
Barley, 1 cup13.6
Buckwheat, 1 cup4.54
Rye, 1/3 cup8.22
Jagung, 1 cup4.6
Apel 1 medium dengan kulit5.0
Pisang, 1 medium4.0
Blueberries, 1 cup3.92
Jeruk, 1 besar4.42
Pear, 1 besar5.02
Prunes, 1/4 cup3.02
Strawberries, 1 cup3.82
Raspberries, 1 cup8.36

*Kandungan serat bisa bervariasi diantara merek-merek.
Sumber: esha Research, Food Processor for Windows, Version 7.8

Melindungi dari Kanker Payudara Postmenopausal

Hasil-hasil dari suatu studi perspektif yang melibatkan 51.823 wanita postmenopausal selama rata-rata 8,3 tahun menunjukkan suatu pengurangan sebanyak 34% dalam resiko kanker payudara pada mereka yang paling banyak mengonsumsi serat buah dibanding mereka yang mengonsumsi paling sedikit.

Salain itu, dalam sub-kelompok wanita yang pernah menggunakan pengganti hormon, mereka yang paling banyak mengonsumsi serat, terutama serat sereal, mamiliki suatu pengurangan 50% dalam resiko kanker payudara dibanding mereka yang paling sedikit mengonsumsi. Int J Cancer. 2008 Jan 15;122(2):403-12.

Buah-buahan yang kaya dalam serat itu antara lain apel, date, fig, pear dan prem. Saat memiliih suatu sereal tinggi serat, carilah sereal whole grain karena paling banyak menyediakan bran (1/3 cup bran saja itu sudah mengandung sekitar 14 gram serat.)

Dengan rasanya yang kaya, buckwheat menjadi suatu sarapan alternatif yang sangat bagus untuk semangkuk oatmeal hangat. Seperempat cup buckwheat saja itu sudah memberikan satu-seperempat dari RDI untuk serat!

Memberikan Perlindungan Terhadap Asthma di Masa Kanak-kanak

Menurut American Lung Association, hampir 20 juta orang Amerika mengidap asthma, yang dilaporkan telah bertanggung jawab atas lebih dari 14 juta anak yang kehilangan hari-hari sekolah mereka, dan suatu kerugian ekonomi yang mencapai lebih dari $16,1 milyar.

Dengan meningkatkan konsumsi whole grain dan ikan, bisa mengurangi resiko dari asthma dimasa kanak-kanak sekitar 50%, menurut International Study on Allergy and Asthma in Childhood (Tabak C, Wijga AH, Thorax).

Para peneliti dari Dutch National Institute of Public Health and the Environment, Utrecht University, University Medical Center Groningen, menggunakan kuisioner frekuensi makanan yang diisi oleh para orang tua dari 598 anak Belanda yang berusia antara 8-13 tahun.

Mereka menaksir jumlah dari berbagai makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak tersebut termasuk ikan, buah, sayuran, produk-produk dairy dan whole grain. Data mengenai asthma dan sesak napas juga ditaksir menggunakan test-test medis serta kuisioner.

Sementara tidak ditemukan adanya hubungan antara asthma dengan asupan buah, sayuran serta produk-produk dairy, (suatu hasil yang bertentangan dengan studi-studi lain yang telah mendukung suatu hubungan antara asupan antioxidant, terutama vitamin C dan vitamin E, dengan ashtma), tapi asupan whole grain dan ikan dari anak-anak tersebut secara signifikan berhubungan dengan insidensi dari sesak napas dan current asthma.

Pada anak-anak dengan suatu asupan yang rendah untuk ikan dan whole grain, tingkat kelaziman dari sesak napas itu hampir 20%, tapi hanya 4,2% pada anak-anak yang tinggi dalam asupan dari kedua makanan tersebut.

Asupan yang rendah untuk ikan dan whole grain itu juga berhubungan dengan suatu insidensi yang lebih tinggi untuk current asthma (16.7%) dibanding hanya 2,8% insidensi dari  current asthma diantara anak-anak dengan asupan yang tinggi untuk kedua jenis makanan tersebut.

Setelah menyesuaikan hasil-hasil tersebut dengan berbagai faktor yang mungkin, misalnya tingkat pendidikan sang ibu, dan total energi asupan, asupan yang tinggi untuk ikan dan whole grain itu ditemukan berhubungan dengan pengurangan 54 dan 66% untuk kemungkinan menderita asthma, secara berurutan.

Kemungkinan untuk memiliki asthma dengan bronchial hyperresponsiveness (BHR), yang di definisikan sebagai memiliki suatu peningkatan sensitivitas terhadap faktor-faktor yang menyebabkan menyempitnya saluran pernapasan, itu berkurang sebanyak 72 dan 88% saat anak-anak memiliki suatu asupan yang tinggi untuk ikan dan whole grain.

Pemimpin penelitian, CoraTabak berkomentar, "Peningkatan dalam tingkat kelaziman asthma di masyarakat western itu mungkin berhubungan dengan perubahan kebiasaan-kebiasaan makan."

Kami juga setuju. Standard American Diet itu sangat kurang dalam berbagai zat anti-peradangan yang di temukan pada ikan dan whole grain, terutama lemak-lemak omega-3 yang disediakan oleh ikan air dingin dan magnesium serta vitamin E yang disediakan oleh whole grain.

Satu peringatan: gandum mungkin perlu di hindari karena menjadi suatu makanan umum penyebab alergi yang berhubungan dengan asthma.

Meta-analysis Menjelaskan Manfaat Perlindungan Kesehatan dari Whole Grain

Di banyak studi, mengonsumsi whole grain misalnya buckwheat, itu telah dihubungkan dengan perlindungan terhadap atherosclerosis, ischemic stroke, diabetes, insulin resistance, obesitas, dan kematian prematur.

Sebuah studi dan editorial pendamping, yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menjelaskan kemungkinan alasan dibalik penemuan-penemuan ini, dan merekomendasikan setidaknya 3 sajian whole grain harus dimakan setiap hari.

Whole grains itu sumber yang sempurna untuk serat. Dalam meta-analisis ini terhadap 7 studi yang menyertakan 150.000 orang, mereka yang dietnya paling banyak menyediakan serat diet asupan memiliki suatu penurunan resiko sebanyak 29% untuk penyakit cardiovascular dibanding mereka yang paling sedikit mengonsumsi serat.

Tapi bukan cuma kemampuan seratnya yang bertindak sebagai agent pemadat yang bertanggung jawab untuk efek-efek bermanfaat sebagai suatu komponen dari whole grain.

Kulit gandum, misalnya, yang berkonstitusi 15% dari sebagian besar biji gandum whole grain tapi tidak terdapat di dalam tepung gandum olahan, itu kaya dalam mineral, antioxidant, lignan-lignan, dan phytonutrient-phytonutrient lain; juga serat.

Selain gizi-gizi matrix di dalam serat dietnya, persenjataan whole grain itu menyeratkan berbagai gizi tambahan dan phytonutrient yang mengurangi resiko dari penyakit cardiovascular. Zat-zat di dalam whole grain yang memiliki efek penurun kolesterol itu antara lain polyunsaturated fatty acids, oligosaccharides, plant sterols dan stanols, serta saponins.

Whole grain itu juga sumber asupan yang penting untuk antioxidant-antioxidant water-soluble, fat-soluble dan insoluble. Daftar panjang dari antioxidant sereal itu antara lain vitamin E, tocotrieonols, selenium, phenolic acids, dan phytic acid.

Antioxidant-antioxidant multi fungsi ini tersedia dalam bentuk pelepasan-segera dan pelepasan lambat sehingga tersedia disepanjang saluran pencernaan untuk jangka waktu yang lama setelah dikonsumsi.

Kapasitas antioxidant dari kulit gandum, misalnya, itu 20 kali lipat dibanding tepung gandum olahan (endosperm). Meski peranan supplement antioxidant dalam melindungi terhadap penyakit cardiovascular itu telah dipertanyakan, tapi studi-studi populasi prospektif secara konsisten menyiratkan bahwa saat dikonsumsi dalam bentuk makanan utuh, antioxidant-antioxidant itu berhubungan dengan perlindungan terhadap penyakit cardiovascular.

Karena kerusakan radikal bebas terhadap kolesterol tampak berkontribsu secara signifikan terhadap pengembangan atherosclerosis, berbagai aktivitas antioxidant dari phytonutrient yang berlimpah di dalam whole grain itu dianggap memainkan suatu peraann kuat dalam efek-efek perlindungan cardio nya.

Sama seperti kacang kedele, whole grain itu adalah sumber yang bagus untuk phytoestrogen, zat-zat tanaman yang mungkin mempengaruhi level kolesterol darah, elastisitas saluran darah, metabolisme tulang, dan berbagai proses metabolic cellular lainnya.

Whole grain itu adalah sumber yang kaya akan lignan-lignan yang dikonversi oleh usus manusia menjadi enterolactone dan enterodiole.

Dalam studi-studi terhadap pria Finlandia, level-level enterolactone darah telah ditemukan memiliki suatu hubungan terbalik dengan bukan cuma kematian yang berhubungan dengan cardiovascular, tapi dengan semua kasus kematian, yang menyiratkan bahwa lignan-lignan tumbuhan di dalam whole grain itu mungkin memainkan suatu peran penting dalam efek-efek perlindungannya.

Menurunkan level insulin mungkin juga berkontribusi terhadap efek-efek perlindungan dari whole grain.

Di banyak orang, resiko penyakit atherosclerotic cardiovascular, diabetes dan obesitas itu berhubungan dengan resistensi insulin. asupan whole grain yang tinggi itu berhubungan dengan peningkatan sensitivitas terhadap insulin dalam studi-studi populasi dan percobaan-percobaan klinis. Kenapa?

Sebab whole grain meningkatkan sensitivitas insulin dengan menurunkan glycemic index dari diet sambil meningkatkan kandungan serat diet, magnesium, dan vitamin E nya.

Deskripsi

Meski banyak orang yang menganggap buckwheat itu adalah suatu sereal grain, tapi dia sebenarnya adalah suatu biji buah yang berhubungan dengan rhubarb dan sorrel. (Kami mengelompokkannya sebagai suatu grain karena pengelompokkannya itu dari suatu sudut pandang kuliner.)

Buckwheat umum dan tartary itu adalah varietas yang populer di Amerika. Namanya berasal dari kata Belanda untuk bockweit, yang berarti "beech wheat," yang merefleksikan bentuk buckwheat yang mirip beechnut dan karakteristiknya yang mirip wheat (gandum).

Bunga-bunga buckwheat flowers itu sangat wangi dan menarik lebah-lebah untuk menggunakannya dalam pembuatan suatu madu spesial berwarna hitam dengan aroma yang sangat kuat.

Meski ukuran buckwheat itu mirip dengan biji-biji gandum, tapi dia memiliki suatu fitur bentuk triangular yang unik. Agar bisa dimakan, lapisan terluarnya harus dibuang, suatu proses yang membutuhkan alat penggilingan khusus karena bentuknya yang tidak biasa.

Buckwheat itu dijual entah dalam keadaan dipanggang atau tidak dipanggang, yang nantinya disebut "kasha," yang menjadi bahan dari suatu masakan tradisional Eropa.

Buckwheat yang tidak di panggang itu memiliki suatu rasa yang lembut, halus, sedangkan buckwheat panggang memiliki suatu rasa yang mirip kacang.

Warnanya bervariasi mulai dari kuning kecoklatan sampai coklat. Buckwheat sering disajikan sebagai pengganti untuk nasi atau bubur.

Buckwheat juga digiling menjadi tepung, yang tersedia dalam bentuk cerah atau gelap, dengan varietas yang lebih gelap itu lebih bergizi. Karena buckwheat tidak mengandung gluten, dia sering dicampur dengan jenis tepung lain yang mengandung glutten (misalnya terigu) untuk dipanggang.

Di Amerika, tepung buckwheat itu sering digunakan untuk membuat buckwheat pancakes, suatu makanan yang sangat digemari, terutama oleh mereka yang alergi terhadap gandum.

Sejarah

Buckwheat itu berasal dari Eropa Utara juga Asia. Dari abad ke 10 sampai 13 Masehi, dia banyak dibudidayakan di China. Dari sana, dia menyebar ke Eropa dan Russia di abad ke 14 dan 15 Masehi, dan diperkenalkan ke Amerika oleh Belanda selama abad ke 17 Masehi.

Buckwheat itu banyak di produksi di Russia dan Polandia, dimana dia memainkan suatu peranan penting dalam masakan-masakan tradional mereka. Negara-negara lain di mana buckwheat di budidayakan secara tradisional itu antara lain Amerika, Kanada, dan Prancis, negara yang terkenal karena buckwheat crepes nya

Keprihatinan Individual

Buckwheat bisa dimakan dengan aman oleh orang-orang yang menderita celiac disease karena tidak mengandung gluten. Buckwheat bisa menjadi suatu pengganti yang bagus untuk gandum, oats, rye dan buckwheat ada di dalam suatu diet bebas gluten.

Profil Gizi

Buckwheat itu adalah suatu sumber yang sangat bagus untuk manganese, dan suatu sumber yang bagus untuk magnesium, copper, dan serat asupan.

Buckwheat mengandung dua flavonoids dengan aksi-aksi peningkat kesehatan yang signifikan, yaitu rutin dan quercitin.

Protein di dalam buckwheat itu adalah protein berkualitas tinggi, karena mengandung ke 8 asam amino essensial, termasuk lysine.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS